Keresahan Petani Masalah Pupuk Bersubsidi Pemkab Solok Gerak Cepat

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Solok mengambil langkah cepat menanggapi keresahan petani terkait dugaan pelanggaran harga eceran tertinggi atau HET pupuk bersubsidi yang belakangan ini melonjak di pasaran.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Solok bersama Wakil Bupati menginstruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah, atau SKPD terkait, untuk turun langsung ke lapangan. Mereka diminta melakukan pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Tugas resmi bernomor 500.6/3803/DISPERTA-2025 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, pada tanggal 6 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat ini menugaskan tujuh pejabat lintas dinas untuk melakukan monitoring langsung di Kecamatan Bukit Sundi pada Jumat, 8 Agustus 2025. Tim berasal dari Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga:  SRC 2025: PS Salimpek Melangkah ke Fase Berikutnya Usai Adu Penalti Kontra Supayang FC

Langkah ini bertujuan untuk memetakan kondisi nyata di lapangan, mengidentifikasi hambatan distribusi, serta menindaklanjuti keluhan petani terkait dugaan pelanggaran harga di sejumlah nagari.

Dalam surat tugas disebutkan, hasil pemantauan akan dilaporkan langsung kepada Bupati sebagai bahan pengambilan keputusan strategis.

Bupati dan Wakil Bupati Solok menegaskan, langkah ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah berdiri di sisi petani. Bukan sekadar janji kosong.

“Setiap penyimpangan akan kami tindak tegas. Harga pupuk harus sesuai dengan HET yang berlaku,” tegas keduanya dalam arahan internal.

Dengan gerak cepat ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap kelangkaan dan lonjakan harga pupuk segera teratasi, sehingga para petani dapat kembali fokus meningkatkan produktivitas tanpa terbebani biaya produksi yang terus melonjak.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Solok Panen Jagung 1 Ton, Dukung Ketahanan Pangan
Kolaborasi Polres–Pemkab Kerinci Sukseskan Panen Raya Jagung
SRC 2025: PS Salimpek Melangkah ke Fase Berikutnya Usai Adu Penalti Kontra Supayang FC
Harhubnas ke-55 di Kabupaten Solok: Antara Seremoni dan Tanggung Jawab Transportasi
Mutasi Perdana di Era Ramlan: 24 Pejabat Bukittinggi Dilantik, Evaluasi Ketat Menanti
Sumbar Terima Bantuan Bibit 7.100 Hektare, Mentan Ingatkan Pengelolaan Harus Maksimal
badai Gol babak pertama! Three Boy FC bawa pulang kemenangan
Saga FC Perkasa! Tiga Gol Hancurkan PS Paninggahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:03 WIB

Polres Solok Panen Jagung 1 Ton, Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:25 WIB

Kolaborasi Polres–Pemkab Kerinci Sukseskan Panen Raya Jagung

Kamis, 25 September 2025 - 12:33 WIB

SRC 2025: PS Salimpek Melangkah ke Fase Berikutnya Usai Adu Penalti Kontra Supayang FC

Selasa, 23 September 2025 - 14:29 WIB

Harhubnas ke-55 di Kabupaten Solok: Antara Seremoni dan Tanggung Jawab Transportasi

Jumat, 19 September 2025 - 15:24 WIB

Mutasi Perdana di Era Ramlan: 24 Pejabat Bukittinggi Dilantik, Evaluasi Ketat Menanti

Berita Terbaru

Pendidikan

HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak

Selasa, 3 Feb 2026 - 06:16 WIB

Uncategorized

Polres Solok Panen Jagung 1 Ton, Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Jan 2026 - 09:03 WIB

Uncategorized

Kolaborasi Polres–Pemkab Kerinci Sukseskan Panen Raya Jagung

Jumat, 9 Jan 2026 - 06:25 WIB