Solok MonitorS id
Aroma evaluasi besar-besaran mulai menyeruak di lingkaran birokrasi. Ketua Fraksi Gerindra, Hafni Hafiz, secara terbuka mendesak dilakukan penyisiran total terhadap pejabat eselon III di lingkungan pemerintah daerah.
Menurut Hafni, posisi eselon III bukan jabatan pelengkap, melainkan jantung eksekusi program. Jika diisi figur yang lemah, tidak kompeten, atau sekadar “orang titipan”, maka visi besar JFP–Candra hanya akan tersendat di meja administrasi.
“Ini bukan soal suka atau tidak suka. Ini soal kinerja. Kalau ingin perubahan nyata, jangan pertahankan pejabat yang tak mampu berlari mengikuti ritme kepemimpinan baru,” tegas Hafni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, momentum awal pemerintahan adalah waktu paling tepat untuk bersih-bersih struktur. Bukan sekadar rotasi formalitas, tetapi seleksi berbasis kapasitas, rekam jejak, dan keberanian mengambil keputusan.
Hafni juga mengingatkan, publik menaruh harapan besar pada JFP–Candra. Tanpa dukungan birokrasi yang solid dan profesional, program prioritas berisiko mandek sebelum benar-benar berjalan.
“Jangan sampai energi kepala daerah habis hanya untuk menambal kelemahan internal. Mesin birokrasi harus satu irama, bukan jadi beban,” ujarnya.
Desakan ini menjadi sinyal politik tegas: era kompromi terhadap kinerja setengah hati harus diakhiri.
Mancay 01
![]()
















