admin, Author at Monitors https://monitors.id/writer/admin-webmon/ Berani Bicarakan Benar Thu, 23 Jul 2026 01:35:11 +0000 id hourly 1 https://monitors.id/storage/2026/04/cropped-IMG-20260410-WA0020-85x85.jpg admin, Author at Monitors https://monitors.id/writer/admin-webmon/ 32 32 Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Kota Padang https://monitors.id/2026/07/23/polda-sumbar-selidiki-dugaan-korupsi-di-sekretariat-dprd-kota-padang/ https://monitors.id/2026/07/23/polda-sumbar-selidiki-dugaan-korupsi-di-sekretariat-dprd-kota-padang/#respond Thu, 23 Jul 2026 01:33:29 +0000 https://monitors.id/?p=2663 MONITORS | PADANG Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mulai menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Padang. Proses...

The post Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Kota Padang appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS | PADANG

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mulai menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Padang. Proses tersebut ditandai dengan pemanggilan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Padang untuk dimintai klarifikasi dan keterangan.

Berdasarkan surat Ditreskrimsus Polda Sumbar Nomor: B/PK-163/VII/RES.3.3./2026/Ditreskrimsus tertanggal 16 Juli 2026, penyidik Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan serta penelitian dokumen terkait dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran pada Sekretariat DPRD Kota Padang Tahun Anggaran 2024 dan 2025.

Dalam surat tersebut disebutkan, langkah penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan pengaduan masyarakat yang diterima pada 4 Juni 2026 dan Surat Perintah Tugas tertanggal 30 Juni 2026.

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Padang dijadwalkan memberikan keterangan kepada penyidik pada Kamis (23/7) pukul 10.00 WIB di Ruangan Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 55, Padang.

Selain memberikan klarifikasi, pihak terkait juga diminta membawa sejumlah dokumen yang diperlukan untuk mendukung proses pendalaman yang sedang dilakukan penyidik.

Hingga saat ini, kepolisian belum menyampaikan secara rinci bentuk dugaan penyimpangan yang tengah didalami, termasuk nilai potensi kerugian negara maupun pihak-pihak yang diduga terlibat. Proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan dan pengumpulan alat bukti awal.

Penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sumbar tersebut mendapat perhatian publik, mengingat isu tata kelola keuangan daerah dan efektivitas penggunaan anggaran masih menjadi sorotan di berbagai daerah.

Pengamat menilai langkah aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dapat menjadi momentum untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan publik di Sumatera Barat. Penanganan dugaan korupsi secara profesional dan transparan dinilai penting untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik, proses penegakan hukum terhadap setiap dugaan penyimpangan anggaran diharapkan mampu menghadirkan efek korektif bagi seluruh organisasi perangkat daerah agar lebih berhati-hati dan taat terhadap prinsip akuntabilitas serta transparansi.

Meski demikian, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Status perkara saat ini masih berada pada tahap penyelidikan, sehingga belum dapat disimpulkan adanya tindak pidana maupun pihak yang bertanggung jawab sebelum penyidik menyelesaikan proses pendalaman dan menemukan alat bukti yang cukup.

Perkembangan kasus ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik, mengingat hasil penyelidikan nantinya dapat menjadi indikator penting dalam upaya pembenahan tata kelola keuangan daerah dan penguatan integritas birokrasi di Sumatera Barat.MS

Loading

The post Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Kota Padang appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/23/polda-sumbar-selidiki-dugaan-korupsi-di-sekretariat-dprd-kota-padang/feed/ 0
H. Candra Dorong Lulusan SLTA Kabupaten Solok Tembus Kampus Unggulan, Pemkab Siapkan Anggaran Rp370 Juta https://monitors.id/2026/07/19/h-candra-dorong-lulusan-slta-kabupaten-solok-tembus-kampus-unggulan-pemkab-siapkan-anggaran-rp370-juta/ https://monitors.id/2026/07/19/h-candra-dorong-lulusan-slta-kabupaten-solok-tembus-kampus-unggulan-pemkab-siapkan-anggaran-rp370-juta/#respond Sun, 19 Jul 2026 04:50:11 +0000 https://monitors.id/?p=2650 MONITORS | KABUPATEN SOLOK Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pemkab Solok telah menyiapkan anggaran sebesar...

The post H. Candra Dorong Lulusan SLTA Kabupaten Solok Tembus Kampus Unggulan, Pemkab Siapkan Anggaran Rp370 Juta appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS | KABUPATEN SOLOK

Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pemkab Solok telah menyiapkan anggaran sebesar Rp370 juta guna mendukung peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya lulusan tingkat SLTA agar mampu menembus perguruan tinggi unggulan di dalam maupun luar negeri.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Kayu Jao Resort, Jumat (17/7/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I bersama jajaran Dinas Pendidikan Sumatera Barat dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut unsur Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Rahmat, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, Riko, yang bersama-sama membahas langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pendidikan generasi muda Kabupaten Solok.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I mengatakan, Pemerintah Kabupaten Solok tidak ingin pembangunan daerah hanya bertumpu pada sektor fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan investasi jangka panjang melalui pembangunan sumber daya manusia.

“Kita sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp370 juta. Saat ini pemerintah daerah sedang mencari skema yang paling efektif dan efisien agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar H. Candra.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini juga tengah menjajaki berbagai bentuk kemitraan strategis dengan sejumlah pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dunia usaha, sektor perbankan, lembaga filantropi, hingga para perantau asal Kabupaten Solok.

Skema kolaborasi tersebut dinilai penting agar program peningkatan akses pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan APBD, melainkan dapat berkembang melalui dukungan berbagai pemangku kepentingan.

H. Candra menegaskan, kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor utama dalam menentukan daya saing Kabupaten Solok di masa mendatang. Karena itu, pemerintah daerah berupaya membuka lebih banyak peluang bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan terbaik.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Kemajuan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” katanya.

Pertemuan di Kayu Jao Resort tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program strategis di bidang pendidikan, termasuk penyusunan pola pembiayaan dan kemitraan yang berkelanjutan dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda Kabupaten Solok.

Melalui dukungan anggaran serta sinergi dengan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Solok optimistis dapat melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.MS

Loading

The post H. Candra Dorong Lulusan SLTA Kabupaten Solok Tembus Kampus Unggulan, Pemkab Siapkan Anggaran Rp370 Juta appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/19/h-candra-dorong-lulusan-slta-kabupaten-solok-tembus-kampus-unggulan-pemkab-siapkan-anggaran-rp370-juta/feed/ 0
Mevrizal dan Kawan-Kawan Terpilih Pimpin KAHMI Sumbar Periode 2026-2031 https://monitors.id/2026/07/19/mevrizal-dan-kawan-kawan-terpilih-pimpin-kahmi-sumbar-periode-2026-2031/ https://monitors.id/2026/07/19/mevrizal-dan-kawan-kawan-terpilih-pimpin-kahmi-sumbar-periode-2026-2031/#respond Sun, 19 Jul 2026 03:07:51 +0000 https://monitors.id/?p=2647 MONITORS.CO.ID | PADANG Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Barat yang berlangsung di Padang, 18-19 Juli 2026, menetapkan tujuh...

The post Mevrizal dan Kawan-Kawan Terpilih Pimpin KAHMI Sumbar Periode 2026-2031 appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS.CO.ID | PADANG

Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Barat yang berlangsung di Padang, 18-19 Juli 2026, menetapkan tujuh presidium untuk memimpin Majelis Wilayah KAHMI Sumbar periode 2026-2031.

Salah satu tokoh yang dipercaya menjadi bagian dari Presidium KAHMI Sumbar tersebut adalah Dr (c) Mevrizal, SH, MH, bersama enam presidium lainnya yakni Doni Harsiva Yandra, S.IP, ME, Yofialdi, SE, MM, Ak, CA, ACPA, Sabar AS, S.Ag, M.Si, Hj. Dyan Eka Putri, S.Si, Dr. Eka Vidya Putra, S.Sos, M.Si, serta Dr. H. Rahmat Tuanku Sulaiman, S.Sos., S.Sos.I., MM.

Atas terpilihnya jajaran presidium tersebut, keluarga besar Media Monitors Indonesia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas amanah yang diberikan oleh para peserta Muswil VII KAHMI Sumbar.

Pimpinan Media Monitors menilai, komposisi presidium yang terpilih merepresentasikan keberagaman latar belakang profesi dan pengalaman yang diharapkan mampu membawa KAHMI Sumatera Barat menjadi organisasi alumni yang semakin berperan dalam pembangunan daerah.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Mevrizal, SH, MH beserta seluruh Presidium Terpilih Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Barat periode 2026-2031. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Barat, umat, dan bangsa,” demikian ucapan keluarga besar Media Monitors.

Terpilihnya presidium baru ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran KAHMI sebagai organisasi intelektual dan kebangsaan yang mampu menjadi mitra strategis pemerintah serta memberikan gagasan konstruktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Sumatera Barat.

Dengan mengusung semangat “Bersinergi Membangun KAHMI yang Unggul, Berwibawa dan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa,” kepengurusan baru KAHMI Sumbar diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak luas bagi masyarakat.

(MS)

Loading

The post Mevrizal dan Kawan-Kawan Terpilih Pimpin KAHMI Sumbar Periode 2026-2031 appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/19/mevrizal-dan-kawan-kawan-terpilih-pimpin-kahmi-sumbar-periode-2026-2031/feed/ 0
1.200 Pelanggan Terdampak, Perumda Tirta Solok Temukan Dua Karung Plastik di Pipa Transmisi https://monitors.id/2026/07/17/1-200-pelanggan-terdampak-perumda-tirta-solok-temukan-dua-karung-plastik-di-pipa-transmisi/ https://monitors.id/2026/07/17/1-200-pelanggan-terdampak-perumda-tirta-solok-temukan-dua-karung-plastik-di-pipa-transmisi/#respond Fri, 17 Jul 2026 03:03:19 +0000 https://monitors.id/?p=2644 MONITORS |AROSUKA Gangguan distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Kubung selama lima hari terakhir mengungkap temuan mengejutkan. Tim teknis Perumda Air...

The post 1.200 Pelanggan Terdampak, Perumda Tirta Solok Temukan Dua Karung Plastik di Pipa Transmisi appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS |AROSUKA

Gangguan distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Kubung selama lima hari terakhir mengungkap temuan mengejutkan. Tim teknis Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah menemukan dua gumpalan besar karung plastik yang menyumbat bagian dalam pipa transmisi Gantung Ciri.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Febri Fauza, S.Pt., M.M., mengatakan gangguan distribusi mulai terjadi sejak Sabtu (11/7/2026). Pada awalnya, petugas menduga penyebab gangguan berasal dari kebocoran pada beberapa sambungan pipa.

“Seluruh titik kebocoran sudah kami perbaiki, namun debit air menuju pelanggan tetap tidak kembali normal. Karena itu tim melakukan penelusuran menyeluruh terhadap jaringan transmisi,” ujar Febri, Rabu (15/7/2026).

Penelusuran dilakukan mulai dari sumber mata air Gantung Ciri hingga jalur transmisi sepanjang sekitar tujuh kilometer menuju Kecamatan Kubung. Tim teknis harus memeriksa satu per satu sambungan pipa, katup, hingga membuka beberapa titik jaringan yang melintasi medan berbukit dan cukup sulit dijangkau.

Dari hasil penyisiran tersebut, petugas menemukan dua gumpalan besar karung plastik yang tersangkut di dalam pipa dan menghambat aliran air menuju pelanggan.

“Selama beberapa hari terakhir petugas berjibaku menyusuri jaringan pipa. Hari ini kembali ditemukan gumpalan besar karung plastik yang tersangkut di dalam pipa dan menghambat aliran air menuju pelanggan,” katanya.

Menurut Febri, secara teknis keberadaan karung plastik berukuran besar di dalam jaringan transmisi merupakan kondisi yang tidak lazim. Pasalnya, pada sistem intake telah terpasang filter penyaring yang berfungsi menahan benda-benda berukuran besar agar tidak masuk ke dalam pipa.

“Kalau material yang terbawa aliran air paling hanya pasir halus atau partikel kecil. Karung plastik sebesar itu tidak mungkin bisa melewati filter yang ada di intake. Karena itu kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pastinya,” jelasnya.

Akibat gangguan tersebut, sekitar 1.200 pelanggan terdampak, terutama di wilayah Rayon Perumahan KPM, Rayon Perumahan Rabo dan Tanah Lapang, serta Rayon Sawah Baliak dan Perumahan Hansela.

Meski demikian, Perumda memastikan tidak seluruh pelanggan mengalami penghentian layanan secara total. Selama proses perbaikan berlangsung, perusahaan melakukan rekayasa distribusi dengan memanfaatkan sumber air alternatif agar sebagian wilayah tetap memperoleh pasokan air bersih.

“Rayon Sawah Baliak dan Perumahan Hansela masih mendapatkan aliran air melalui sumber alternatif. Begitu juga Rayon Perumahan KPM yang tetap menerima pasokan hingga sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah kini masih melakukan pendalaman terhadap penyebab masuknya karung plastik ke dalam jaringan transmisi. Perusahaan juga memastikan upaya normalisasi distribusi terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya.

Temuan tersebut sekaligus menjadi perhatian serius mengingat jaringan air bersih merupakan salah satu infrastruktur pelayanan dasar masyarakat. Evaluasi terhadap sistem pengamanan jaringan transmisi dinilai penting guna mencegah terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.MS

Loading

The post 1.200 Pelanggan Terdampak, Perumda Tirta Solok Temukan Dua Karung Plastik di Pipa Transmisi appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/17/1-200-pelanggan-terdampak-perumda-tirta-solok-temukan-dua-karung-plastik-di-pipa-transmisi/feed/ 0
Wabup Solok Tegaskan Tidak Ada Mahar Jabatan Kepsek, Minta ASN Abaikan Oknum Catut Nama Pimpinan Daerah https://monitors.id/2026/07/15/wabup-solok-tegaskan-tidak-ada-mahar-jabatan-kepsek-minta-asn-abaikan-oknum-catut-nama-pimpinan-daerah/ https://monitors.id/2026/07/15/wabup-solok-tegaskan-tidak-ada-mahar-jabatan-kepsek-minta-asn-abaikan-oknum-catut-nama-pimpinan-daerah/#respond Wed, 15 Jul 2026 16:23:52 +0000 https://monitors.id/?p=2641 MONITORS|AROSUKA Dinamika implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di Kabupaten Solok kembali berkembang. Di tengah proses penataan kepala...

The post Wabup Solok Tegaskan Tidak Ada Mahar Jabatan Kepsek, Minta ASN Abaikan Oknum Catut Nama Pimpinan Daerah appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS|AROSUKA

Dinamika implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di Kabupaten Solok kembali berkembang. Di tengah proses penataan kepala sekolah definitif, muncul isu yang menjadi perbincangan di kalangan guru terkait dugaan adanya oknum yang mengklaim dapat membantu memperoleh jabatan kepala sekolah dengan imbalan sejumlah uang.

Isu tersebut mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I. Menurutnya, informasi tersebut tidak hanya diterimanya melalui pesan WhatsApp dari sejumlah kalangan, tetapi juga telah menjadi pembicaraan di lingkungan para pendidik.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati terkait isu ini. Kami menghimbau seluruh ASN agar tidak percaya apabila ada oknum yang mengiming-imingi jabatan kepala sekolah dengan meminta sejumlah uang, baik yang mengatasnamakan saya, istri saya, Bupati maupun istri Bupati,” tegas H. Candra kepada MonitorS.

Ia mengaku prihatin jika dinamika implementasi Permendikdasmen justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi dan menciptakan persepsi negatif terhadap pemerintah daerah.

“Saya juga sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Disdikpora untuk memberikan perhatian serius. Jika ada pegawai yang mencoba mengambil peluang dalam situasi ini, tentu akan menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut H. Candra, Pemerintah Kabupaten Solok saat ini tengah berupaya melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan, termasuk di sektor pendidikan. Karena itu, isu-isu yang berpotensi mencederai semangat reformasi birokrasi harus dicegah sejak dini.

“Kami sangat malu atas rapor merah yang diberikan DPRD beberapa waktu lalu. Itu menjadi lecutan bagi kami untuk terus membenahi tata kelola pemerintahan. Jangan sampai isu terkait penetapan kepala sekolah definitif justru semakin mempertegas persepsi buruk terhadap capaian kinerja pemerintah daerah,” katanya.

Ia kembali menegaskan agar seluruh ASN yang nantinya mengikuti proses penataan kepala sekolah tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan jabatan dengan mengatasnamakan pimpinan daerah.

“Kami ingin menjawab berbagai persoalan dengan kinerja yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam penataan jabatan, kami akan mengacu pada prinsip meritokrasi. Segala bentuk patronase politik maupun penempatan jabatan harus sesuai kebutuhan organisasi dan indikator penilaian yang objektif,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Solok telah menyatakan bahwa implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 menjadi momentum untuk menata kepemimpinan sekolah dan mengurangi fenomena kepala sekolah berstatus pelaksana tugas (Plt).

Dewan Pendidikan Kabupaten Solok juga mengingatkan agar implementasi regulasi tersebut dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan berbasis merit, serta terbebas dari praktik transaksional yang dapat merusak tujuan utama peningkatan kualitas tata kelola pendidikan.

Munculnya isu dugaan “mahar jabatan” di tengah proses implementasi regulasi tersebut menjadi pengingat bahwa pembenahan tata kelola pendidikan tidak hanya membutuhkan regulasi yang baik, tetapi juga integritas seluruh pihak yang terlibat dalam proses penataan.

Pemerintah Kabupaten Solok pun memastikan bahwa proses penetapan kepala sekolah definitif akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mengedepankan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi demi peningkatan mutu pendidikan di daerah.MS

Loading

The post Wabup Solok Tegaskan Tidak Ada Mahar Jabatan Kepsek, Minta ASN Abaikan Oknum Catut Nama Pimpinan Daerah appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/15/wabup-solok-tegaskan-tidak-ada-mahar-jabatan-kepsek-minta-asn-abaikan-oknum-catut-nama-pimpinan-daerah/feed/ 0
14 Tahun Tanpa Audit, Apa yang Terjadi dengan Perumda Solinda? https://monitors.id/2026/07/14/14-tahun-tanpa-audit-apa-yang-terjadi-dengan-perumda-solinda/ https://monitors.id/2026/07/14/14-tahun-tanpa-audit-apa-yang-terjadi-dengan-perumda-solinda/#respond Tue, 14 Jul 2026 12:11:10 +0000 https://monitors.id/?p=2638 Episode 1 MONITORS|AROSUKA Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Solok dan DPRD memperkuat pendapatan daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak...

The post 14 Tahun Tanpa Audit, Apa yang Terjadi dengan Perumda Solinda? appeared first on Monitors.

]]>
Episode 1

MONITORS|AROSUKA

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Solok dan DPRD memperkuat pendapatan daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, perhatian publik juga tertuju pada nasib salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Solok Nan Indah atau Solinda.

Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok, Senin (13/7/2026), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menegaskan bahwa perubahan Perda Pajak dan Retribusi dilakukan untuk menindaklanjuti hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri serta memperkuat kepastian hukum dalam optimalisasi penerimaan daerah.

Namun di tengah semangat peningkatan PAD tersebut, Perumda Solinda justru menyisakan sejumlah pertanyaan. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Solok, perusahaan daerah tersebut diketahui tidak lagi beroperasi sejak tahun 2021 dan laporan keuangannya belum diaudit sejak tahun buku 2011. Meski demikian, Solinda masih tercatat sebagai investasi permanen pemerintah daerah.

Nilai investasi Pemerintah Kabupaten Solok pada Perumda Solinda tercatat sebesar Rp255,21 juta pada tahun 2023, turun menjadi Rp255,13 juta pada tahun 2024 dan kembali turun menjadi Rp255,08 juta pada tahun 2025. Penurunan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian nilai investasi, sementara belum terlihat adanya kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal secara historis, pemerintah daerah pernah menanamkan modal dan mengalihkan sejumlah aset kepada Solinda dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2,32 miliar, meliputi penyertaan modal awal, eks Badan Pengelola Dana Revolving, hibah aset Mini Market Solinda, aset eks PT Aripan Bumi Solinda dan aset lainnya.

Kondisi ini memunculkan sejumlah pertanyaan. Bagaimana kondisi aset riil perusahaan saat ini? Apakah seluruh aset masih dikuasai? Mengapa laporan keuangan tidak diaudit selama lebih dari satu dekade? Dan yang tidak kalah penting, mampukah Solinda kembali dihidupkan untuk mendukung peningkatan PAD Kabupaten Solok?

Menariknya, di tengah kondisi mati suri tersebut, Perumda Solinda diketahui telah memiliki direktur utama baru pada tahun 2025. Langkah ini memunculkan harapan adanya upaya revitalisasi BUMD tersebut.

Di saat DPRD dan pemerintah daerah tengah melakukan berbagai langkah optimalisasi penerimaan daerah melalui penyempurnaan regulasi pajak dan retribusi, keberadaan Perumda Solinda menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kembali peran BUMD sebagai instrumen ekonomi daerah.MS

Bersambung…

Episode 2:

“Menelusuri Jejak Aset Solinda: Masih Ada atau Tinggal Catatan di Neraca?”

Loading

The post 14 Tahun Tanpa Audit, Apa yang Terjadi dengan Perumda Solinda? appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/14/14-tahun-tanpa-audit-apa-yang-terjadi-dengan-perumda-solinda/feed/ 0
Hasnul: Penetapan Tersangka Fraud Bank Nagari Bukti Komitmen Pembenahan Tata Kelola https://monitors.id/2026/07/14/hasnul-penetapan-tersangka-fraud-bank-nagari-bukti-komitmen-pembenahan-tata-kelola/ https://monitors.id/2026/07/14/hasnul-penetapan-tersangka-fraud-bank-nagari-bukti-komitmen-pembenahan-tata-kelola/#respond Tue, 14 Jul 2026 06:50:37 +0000 https://monitors.id/?p=2635 MONITORS|PADANG Penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan fraud penyaluran kredit di PT Bank Nagari Cabang Pembantu (Capem) Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dinilai menjadi bukti...

The post Hasnul: Penetapan Tersangka Fraud Bank Nagari Bukti Komitmen Pembenahan Tata Kelola appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS|PADANG

Penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan fraud penyaluran kredit di PT Bank Nagari Cabang Pembantu (Capem) Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dinilai menjadi bukti nyata komitmen manajemen Bank Nagari dalam melakukan pembenahan dan perbaikan tata kelola perusahaan.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat sebelumnya menetapkan tiga orang tersangka masing-masing berinisial REP, mantan pimpinan Bank Nagari Capem Siberut, HWH selaku petugas kredit, dan MS yang diduga berperan mencari data calon debitur.

Ketiga tersangka diduga terlibat dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit konvensional dengan total plafon mencapai Rp50,335 miliar kepada 125 debitur. Penyidik menemukan adanya dugaan manipulasi data debitur, rekayasa dokumen, pemalsuan tanda tangan, serta penggunaan identitas masyarakat tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Kasus tersebut terungkap berawal dari hasil audit internal dan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang kemudian dilaporkan ke aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut.

Ketua BPI KPNPA RI Sumatera Barat, Hasnul, menilai langkah Direksi dan Komisaris Bank Nagari yang secara terbuka menyatakan komitmen menindaklanjuti seluruh temuan BPK serta mendukung proses hukum, patut diapresiasi.

“Penetapan tersangka ini jangan dipandang sebagai aib institusi semata. Justru ini merupakan bukti bahwa PT Bank Nagari memiliki komitmen serius untuk membenahi dan memperbaiki tata kelola perusahaan,” kata Hasnul, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, tidak semua lembaga memiliki keberanian membuka persoalan internal ke ranah hukum karena adanya kekhawatiran terhadap risiko reputasi. Namun, dalam perspektif tata kelola perusahaan yang baik, keberanian tersebut justru menunjukkan integritas institusi.

“Reputasi lembaga keuangan tidak dibangun dengan cara menutupi masalah, tetapi melalui keberanian menyelesaikan masalah secara terbuka, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hasnul menegaskan bahwa fraud dalam sektor perbankan bukan sekadar pelanggaran administratif ataupun disiplin pegawai, melainkan telah memasuki ranah tindak pidana apabila terdapat unsur penyalahgunaan kewenangan, manipulasi data, hingga pemalsuan dokumen.

Menurutnya, langkah manajemen Bank Nagari menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum mengandung pesan yang jelas bahwa tidak ada toleransi terhadap setiap bentuk penyimpangan.

“Ini menunjukkan bahwa kepentingan institusi ditempatkan di atas kepentingan individu. Siapa yang melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegasnya.

Namun demikian, Hasnul juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggeneralisasi perbuatan oknum tertentu sebagai cerminan keseluruhan institusi.

“Jangan karena seekor tikus lalu satu lumbung dibakar. Jangan karena kesalahan segelintir oknum, kemudian kepercayaan terhadap Bank Nagari sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ikut diruntuhkan,” katanya.

Ia berpandangan, kasus ini seharusnya menjadi momentum bagi seluruh insan perbankan untuk melakukan evaluasi dan memperkuat sistem pengendalian internal, mulai dari proses verifikasi kredit, fungsi audit internal, manajemen risiko, hingga penerapan budaya integritas dan zero tolerance terhadap fraud.

Hasnul juga menilai komitmen Direksi dan Komisaris Bank Nagari dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK merupakan implementasi nyata prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya pada aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.

“Institusi yang sehat bukanlah institusi yang tidak pernah menghadapi persoalan, melainkan institusi yang berani mengakui, memperbaiki, dan menindak setiap penyimpangan secara terbuka. Penetapan tersangka ini harus menjadi momentum reformasi tata kelola agar Bank Nagari semakin kuat, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta potensi penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kasus dugaan fraud di Bank Nagari Capem Siberut ini menjadi perhatian publik karena selain melibatkan nilai kredit yang cukup besar, perkara tersebut juga menjadi ujian bagi upaya pembenahan tata kelola dan penguatan sistem pengawasan di sektor perbankan daerah.

Komitmen Direksi dan Komisaris Bank Nagari untuk menindaklanjuti seluruh hasil temuan BPK serta mendukung proses penegakan hukum dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bank milik daerah tersebut semakin sehat dan berdaya saing di masa mendatang.MS

Loading

The post Hasnul: Penetapan Tersangka Fraud Bank Nagari Bukti Komitmen Pembenahan Tata Kelola appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/14/hasnul-penetapan-tersangka-fraud-bank-nagari-bukti-komitmen-pembenahan-tata-kelola/feed/ 0
Bapemperda DPRD Solok Selesaikan Pembahasan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah https://monitors.id/2026/07/14/bapemperda-dprd-solok-selesaikan-pembahasan-perubahan-perda-pajak-dan-retribusi-daerah/ https://monitors.id/2026/07/14/bapemperda-dprd-solok-selesaikan-pembahasan-perubahan-perda-pajak-dan-retribusi-daerah/#respond Tue, 14 Jul 2026 05:06:39 +0000 https://monitors.id/?p=2632 MONITORS | AROSUKA Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Solok menyatakan perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak...

The post Bapemperda DPRD Solok Selesaikan Pembahasan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS | AROSUKA

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Solok menyatakan perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah memenuhi syarat formal dan material untuk ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan dalam laporan hasil pembahasan Bapemperda yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok di Arosuka, Senin (13/7/2026).

Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Solok, Drs. Nazar Bakri, menyebutkan bahwa perubahan perda tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri melalui surat Nomor 900.1.13.1/3497/Keuda tanggal 22 Juni 2026.

“Berdasarkan evaluasi Kemendagri, terdapat beberapa penyempurnaan materi muatan yang harus disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” demikian tertuang dalam laporan Bapemperda.

Pembahasan perubahan perda dilakukan secara intensif antara Bapemperda DPRD Kabupaten Solok bersama tim pemerintah daerah yang dipimpin Pj Sekretaris Daerah Jefrizal, serta melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bagian Hukum Setdakab Solok, dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Rapat pembahasan sendiri dilaksanakan selama satu hari pada 3 Juli 2026 di Gedung Lama DPRD Kabupaten Solok.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sejumlah ketentuan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengalami perubahan, yakni pada Pasal 18, Pasal 19, Pasal 45, Pasal 51, Pasal 58, Pasal 96 dan Pasal 130. Selain itu juga ditambahkan satu ketentuan baru, yakni Pasal 121A.

Selain perubahan terhadap beberapa pasal, Bapemperda bersama pemerintah daerah juga menyepakati pencantuman nilai rupiah secara definitif dalam Standar Harga Satuan Tertinggi (SHST) sebagai bagian dari perubahan ranperda.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum bagi para wajib retribusi serta memperjelas dasar penetapan tarif pelayanan yang menjadi objek retribusi daerah.

Adapun dasar hukum pembahasan perubahan perda tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta sejumlah regulasi lainnya.

Bapemperda DPRD Kabupaten Solok dalam kesimpulannya menyatakan perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah memenuhi syarat untuk ditetapkan guna menyesuaikan kebijakan fiskal daerah dengan ketentuan peraturan yang lebih tinggi.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta para undangan lainnya.

Dengan adanya perubahan perda ini, Pemerintah Kabupaten Solok diharapkan dapat memperkuat tata kelola pendapatan daerah sekaligus memberikan kepastian regulasi dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah. (MS)

Loading

The post Bapemperda DPRD Solok Selesaikan Pembahasan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/14/bapemperda-dprd-solok-selesaikan-pembahasan-perubahan-perda-pajak-dan-retribusi-daerah/feed/ 0
Jenderal Intelijen Pimpin Ranah Minang, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Resmi Nahkodai Polda Sumbar https://monitors.id/2026/07/14/jenderal-intelijen-pimpin-ranah-minang-irjen-pol-djati-wiyoto-abadhy-resmi-nahkodai-polda-sumbar/ https://monitors.id/2026/07/14/jenderal-intelijen-pimpin-ranah-minang-irjen-pol-djati-wiyoto-abadhy-resmi-nahkodai-polda-sumbar/#respond Mon, 13 Jul 2026 17:17:58 +0000 https://monitors.id/?p=2629 MONITORS|PADANG Kepolisian Daerah Sumatera Barat kini resmi dipimpin oleh Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. setelah menjalani serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung...

The post Jenderal Intelijen Pimpin Ranah Minang, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Resmi Nahkodai Polda Sumbar appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS|PADANG

Kepolisian Daerah Sumatera Barat kini resmi dipimpin oleh Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. setelah menjalani serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Irjen Djati menggantikan Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta yang mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Dengan pelantikan tersebut, tongkat komando Polda Sumbar resmi beralih kepada perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki spesialisasi di bidang Intelijen dan Keamanan (Intelkam).

Setelah tiba di Sumatera Barat, Irjen Djati mulai menjalankan tugasnya dengan mengikuti tradisi Welcome Parade di Mapolda Sumbar dan menerima laporan kesatuan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumbar.

Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 dan dikenal sebagai rekan satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 3 Agustus 1969, perjalanan kariernya banyak ditempa di bidang intelijen, mulai dari tingkat daerah hingga Mabes Polri.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Kapolres Barito Selatan, Wadirintelkam Polda Kalimantan Tengah, Dirintelkam Polda Riau, Dirintelkam Polda Jawa Tengah, Direktur Keamanan Khusus (Dirkamsus) Baintelkam Polri, Wakapolda Kalimantan Timur, Wakapolda Metro Jaya hingga Kapolda Kalimantan Utara sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar.

Dalam apel perdana di Mapolda Sumbar, Senin (13/7/2026), Irjen Djati menekankan pentingnya keteladanan personel, pelayanan publik yang profesional dan humanis, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui aksi nyata.

Ia juga mengusung semangat kerja bertema “Melayani dengan Hati, Menjaga dengan Integritas” sebagai fondasi dalam menjalankan tugas kepolisian di Ranah Minang.

Kepemimpinan baru di Polda Sumbar diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan daerah, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat. Tantangan yang menanti antara lain penanganan peredaran narkoba, aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), konflik sosial, hingga pengamanan berbagai agenda pembangunan strategis di Sumatera Barat.

Dengan latar belakang panjang di bidang intelijen, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy diharapkan mampu membawa pendekatan yang lebih preventif, mengedepankan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan dipercaya masyarakat di Sumatera Barat.MS

Loading

The post Jenderal Intelijen Pimpin Ranah Minang, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Resmi Nahkodai Polda Sumbar appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/14/jenderal-intelijen-pimpin-ranah-minang-irjen-pol-djati-wiyoto-abadhy-resmi-nahkodai-polda-sumbar/feed/ 0
Dodi Hendra Dipercaya Jadi Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Kiprah Politik dan Organisasi Kian Diperhitungkan https://monitors.id/2026/07/14/dodi-hendra-dipercaya-jadi-waketum-ppnk-angkatan-72-lemhannas-ri-kiprah-politik-dan-organisasi-kian-diperhitungkan/ https://monitors.id/2026/07/14/dodi-hendra-dipercaya-jadi-waketum-ppnk-angkatan-72-lemhannas-ri-kiprah-politik-dan-organisasi-kian-diperhitungkan/#respond Mon, 13 Jul 2026 17:07:32 +0000 https://monitors.id/?p=2626 MONITORS|JAKARTA Tokoh politik dan masyarakat asal Kabupaten Solok, Dodi Hendra, S.H., kembali memperoleh kepercayaan di tingkat nasional. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Solok itu resmi...

The post Dodi Hendra Dipercaya Jadi Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Kiprah Politik dan Organisasi Kian Diperhitungkan appeared first on Monitors.

]]>
MONITORS|JAKARTA

Tokoh politik dan masyarakat asal Kabupaten Solok, Dodi Hendra, S.H., kembali memperoleh kepercayaan di tingkat nasional. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Solok itu resmi diangkat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 72 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).

Penunjukan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap perjalanan panjang Dodi Hendra dalam dunia organisasi, politik, dan pengabdian kepada masyarakat di Sumatera Barat.

Dodi menegaskan, amanah yang diterimanya bukan semata-mata persoalan jabatan, melainkan tanggung jawab untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Yang terpenting adalah proses pembelajaran di Lemhannas. Kami mendapatkan penguatan mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjalankan peran kepemimpinan,” ujarnya.

Program PPNK sendiri merupakan salah satu program strategis Lemhannas RI yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, serta membangun jejaring lintas sektor antara birokrat, akademisi, TNI-Polri, pengusaha dan tokoh masyarakat. Para alumni program ini diharapkan menjadi agen perubahan dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.

Perjalanan Politik

Di kancah politik, nama Dodi Hendra cukup dikenal di Kabupaten Solok. Ia merupakan kader Partai Gerindra yang berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok pada Pemilu 2019 dari Daerah Pemilihan Solok I. Berkat dukungan partai dan dinamika politik internal, Dodi kemudian dipercaya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Solok melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada Januari 2021 menggantikan Jon Firman Pandu yang maju pada Pilkada Solok 2020.

Selama memimpin DPRD Kabupaten Solok periode 2021-2024, Dodi dikenal aktif mengawal fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Ia juga beberapa kali menjadi figur sentral dalam dinamika politik daerah, termasuk dalam berbagai pembahasan kebijakan strategis dan hubungan eksekutif-legislatif di Kabupaten Solok.

Sebagai kader Gerindra, Dodi juga memiliki hubungan politik yang kuat dengan jaringan Partai Gerindra di Sumatera Barat. Bahkan, mandatnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok saat itu diberikan langsung melalui mekanisme partai dan mendapat legitimasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.

Kiprah Organisasi

Selain berkiprah di politik praktis, Dodi Hendra juga aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan. Jejaring yang dibangunnya selama ini menjadikan dirinya sebagai salah satu tokoh yang cukup diperhitungkan di Kabupaten Solok.

Pengalamannya berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat, perantau, tokoh adat, organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan menjadi modal penting dalam mengikuti pendidikan kebangsaan di Lemhannas RI.

Penunjukan sebagai Waketum PPNK Angkatan 72 juga menunjukkan bahwa Dodi tidak hanya memiliki pengalaman politik daerah, tetapi juga mulai masuk dalam jejaring kepemimpinan nasional yang lebih luas.

Penguatan Peran Sumbar di Tingkat Nasional

Kepercayaan yang diberikan kepada Dodi Hendra dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Solok. Kehadirannya dalam kepengurusan alumni PPNK Angkatan 72 membuka peluang semakin besarnya kontribusi tokoh-tokoh daerah dalam diskursus kebangsaan dan pembangunan nasional.

Dalam konteks Indonesia Emas 2045, alumni Lemhannas diharapkan mampu menjadi perekat bangsa dan motor penggerak pembangunan yang berlandaskan integritas, nasionalisme dan semangat persatuan.

Dengan pengalaman panjang di dunia politik dan organisasi, Dodi Hendra dipandang memiliki modal sosial dan jejaring yang cukup kuat untuk memainkan peran tersebut.

Jabatan Wakil Ketua Umum PPNK Angkatan 72 memang bukan jabatan struktural di Lemhannas RI, melainkan posisi dalam organisasi alumni peserta Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Namun, posisi tersebut tetap memiliki nilai strategis karena menghimpun tokoh-tokoh lintas profesi dan daerah yang memiliki perhatian terhadap isu kebangsaan dan ketahanan nasional.

Pengangkatan ini sekaligus menegaskan bahwa putra-putra daerah dari Sumatera Barat terus mendapatkan ruang dan kepercayaan untuk berkontribusi pada tingkat nasional melalui jalur pendidikan kepemimpinan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.MS

Loading

The post Dodi Hendra Dipercaya Jadi Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Kiprah Politik dan Organisasi Kian Diperhitungkan appeared first on Monitors.

]]>
https://monitors.id/2026/07/14/dodi-hendra-dipercaya-jadi-waketum-ppnk-angkatan-72-lemhannas-ri-kiprah-politik-dan-organisasi-kian-diperhitungkan/feed/ 0