Kepala Dinas Di-Anak Emaskan Era Epyardi Asda, Kembali Dipakai JFP–Candra?

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, MonitorS.id

Dalam catatan sejarah kekuasaan, selalu ada yang naik, bukan karena prestasi, tetapi karena kedekatan dengan penguasa.
Di era Epyardi Asda, nama satu ini melesat tajam, Layaknya Upin, Ipin dan Kak Ros, tak terpisahkan dari sang Kapiten.
Retni Humaira.

Dilantik jadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan DPRKPP pada 11 September 2023.
Sebelumnya, baru saja menjabat Kabid Pengelolaan Pendapatan BKD per 28 Juni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayangkan saja kurang dari tiga bulan, langsung loncat ke kursi kepala dinas. Sungguh luar biasa tajam kariernya, Ketika dekat dengan kekuasaan. Tapi publik tentu tidak lupa Saat Jon Firman Pandu menjabat sebagai Wakil Bupati, Retni Humaira justru memblokir nomornya.
Ya, memblokir. Padahal saat itu, Retni Humaira menjabat pula sebagai Sekretaris TP PKK Kabupaten Solok.

Kini, arah angin berubah JFP–Candra menang dalam Pilkada. Dan seolah tak pernah terjadi apa-apa, manuver-manuver pun dimulai.
Mendekat, Menjilat. Agar jabatan tetap aman. Tapi publik bertanya: Apakah jabatan adalah warisan?
Apakah “menyenangkan penguasa” lebih penting dari akuntabilitas?

Baca Juga:  Rapimda Partai Nasdem Kota Tangsel, Strukturisasi Kaderisasi Dan Evaluasi

Kini, rakyat Badarai Kabupaten Solok bertanya: Apakah Jon Pandu dan Candra akan tetap mempertahankan Retni Humaira?
Apakah mereka akan berpihak pada rakyat, Atau justru melindungi orang-orang yang dulu terang-terangan memusuhi mereka?

Publik menyorot: Hanya PPTK, bendahara, dan kepala dinas yang tahu isi anggaran?
Ada apa dengan ini? Mengapa transparansi justru dikunci rapat?

Lihat saja gaya hidup kantor DPRKPP hari ini. Mewah, Semua yang masuk harus fingerprint. Bukan keamanan data yang jadi sorotan, melainkan dugaan bahwa pengelolaan anggaran terlalu tertutup.

Inilah ujian kepemimpinan JFP–Candra. Apakah mereka benar-benar membawa perubahan? Atau hanya mengganti aktor, tapi tetap memainkan naskah lama, Di mana penjilat berjaya, dan rakyat hanya jadi penonton?

Menarik untuk ditunggu, Apakah JFP–Candra akan bersama rakyat, atau bersama para penjilat kekuasaan?

(TIM RED)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Hafni Haviz Dorong Eselon 3 Diseleksi, Perkuat Kinerja JFP Candra
Guru Honorer Rp144 Ribu, MBG Rp335 Triliun: Negara Salah Prioritas?
HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Bupati Solok Tunjuk 12 Plt Kepala OPD — Langkah Cepat Jaga Stabilitas Birokrasi
PSSI Tunjuk Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, Lalu Bagaimana Nasib Gerald Vanenburg?
Jon Firman Pandu Lantik Belasan Pejabat Tinggi Pratama, Momentum Perkuat Birokrasi Kabupaten Solok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:25 WIB

Guru Honorer Rp144 Ribu, MBG Rp335 Triliun: Negara Salah Prioritas?

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:16 WIB

HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:46 WIB

Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:23 WIB

Bupati Solok Tunjuk 12 Plt Kepala OPD — Langkah Cepat Jaga Stabilitas Birokrasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:33 WIB

25

The Founding of YouTube A Short History

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:06 WIB