Solok monitor id
Sebagai masyarakat yang hidup dalam suatu wilayah tentunya berharap mendapatkan perlindungan juga fasilitas dari negaranya, seperti keamanan, fasilitas pendidikan kesehatan dan lain sebagainya.
Kareana harapan besar ini maka ada masyarakat yang mau menghibahkan sebagian dari hartanya agar program pemerintah ini berjalan, supaya masyarakat mendapatkan fasilitas yang layak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti yang terjadi di Jorong Taluak Anjalai Nagari Simpang Tj Nan IV Kab Solok. Dimana masyarakat mau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan gedung kesehatan (puskesmas). Akan tetapi setelah gedung ini selesai didirikan, hanya sebentar saja petugas kesehatan menepatinya, dan sudah hampir 5 tahun gedung itu dibiarkan kosong tampa dirawat bahkan sudah ada bagian-bagian dari gedung tersebut lapuk di makan rayap.
Seperti yang dikatakan warga ernawati 10/11/2021. Tanah pembangunan gedung ini dihibahkan oleh nenek saya untuk pembangunan puskesmas. Dan setelah puskesmas itu didirikan sudah hampir 5 tahun dibiarkan saja tanpa ada bidannya. Sekarang gedung itu sudah mulai lapuk sementara kita disini membutuhkan ada petugas kesehatan, dikarenakan jarak dari jorong ini ke pusat kesehatan yang lain sangat jauh.
Katanya Malin Warga, juga mengatakan. Sudah sangat wajib di jorong ini ada puskesmasnya,
“karena kami berada di seberang danau yang mempunyai jarak yang cukup jauh dengan pusat kesehatan lainnya, secara jumlah penduduk disini juga cukup banyak, sementara apabila ada yang sakit kami merasa kesulitan karena tidak ada penanganan secara cepat, dia junga mengatakan, bukti kami mengharapkan ada puskesmas disini kami sebagai warga mau menghibahkan tanah untuk pembangunannya, akan tetapi itu di biarkan saja, seakan akan hibah yang kami berikan mubazir imbuhnya.
Desi juga menegaskan, sebagai wujud keinginan kami supaya gedung puskesmas ini di manfaatkan kembali, kami sebagai warga telah melakukan pemungutan sumbangan kepada setiap warga untuk membuat jalan yang layak supaya bisa akses mobil sampai ke gedung itu, akan tetapi sampai sekarang belum ada respon dari yang mempunyai wewenang untuk menghidupkan kembali puskesmas tersebut.
” Kami sudah merasa putus asa, berharap supaya ada pusat kesehatan di jorong kami. Bahkan tanah yang kami hibahkan menjadi mubazir saja terangnya.
( Nofriyaldi )
![]()
















