Jakarta – Monitors.
Kejutan datang dari federasi sepakbola nasional. PSSI resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-23 Indonesia untuk ajang SEA Games 2025. Keputusan ini sekaligus memunculkan tanda tanya besar: bagaimana nasib Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang sebelumnya dikabarkan menjadi kandidat kuat menukangi skuad Garuda Muda?
Langkah PSSI mengembalikan Indra Sjafri ke kursi pelatih dianggap bukan tanpa alasan. Sang juru taktik asal Sumatera Barat ini memiliki rekam jejak impresif, mulai dari membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 hingga sukses meraih emas SEA Games 2023 di Kamboja. “Indra adalah sosok yang sudah paham kultur, mental, serta karakter pemain muda Indonesia,” ungkap salah satu Exco PSSI.
Namun di sisi lain, publik menyoroti nasib Gerald Vanenburg. Mantan bintang Ajax Amsterdam dan timnas Belanda itu sempat masuk dalam radar PSSI untuk menjadi bagian proyek jangka panjang Timnas, termasuk di level U-23. Belum ada kejelasan apakah Vanenburg akan tetap dilibatkan dalam struktur kepelatihan atau justru tersingkir dari skema.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak pihak menilai keputusan ini cukup strategis. Indra dianggap sebagai sosok yang tepat untuk target jangka pendek, yakni mempertahankan tradisi medali emas SEA Games. Sementara Vanenburg dinilai lebih cocok untuk membangun pondasi teknis jangka panjang, baik di level elite maupun pembinaan usia dini.
Publik sepakbola tanah air kini menunggu langkah berikutnya: apakah PSSI akan menemukan formula kolaborasi keduanya, atau justru membiarkan Vanenburg perlahan menjauh? Yang jelas, sorotan akan tertuju pada kiprah Indra Sjafri dan anak asuhnya di SEA Games 2025. (RED*03)
![]()
















