Sebut Rp16 Miliar APBD untuk Chinangkiek dan Cambai di Tik Tok, Politisi PKS Diancam Bupati Solok Epiardi Asda

- Penulis

Rabu, 24 Januari 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok MonitorS id

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Solok, Nazar Bakri, menyebut dirinya diancam akan dipidanakan oleh Bupati Solok Epyardi Asda, akibat dirinya menyebut ada anggaran Rp16 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Solok untuk pembangunan jalan ke Chinangkiek Dream Park di Singkarak, dan Cambai Hill di Kecamatan Danau Kembar.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Solok tersebut juga menyebut Dinas Kominfo Kabupaten Solok menyebar release, yang mengatakan dirinya sedang mencari panggung demi popularitas dan elektabilitas jelang Pileg 2024. Hal itu dikatakan Nazar Bakri di akun Medsos TikTok miliknya baru-baru ini.

“Di akun Medsos TikTok itu, saya menyoroti pernyataan Bupati Solok tentang pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Sementara, kalau dilihat dalam struktur APBD Kabupaten Solok, tidak seperti itu. Contoh, di Dinas PUPR didapati ada anggaran DAK untuk jalan sebesar Rp23 miliar, sebanyak Rp16 miliar untuk Chinangkiek dan Bukit Cambai,” ungkap Nazar Bakri.

Atas postingan itu, imbuhnya, saya ditelepon Bupati Solok (Epyardi Asda), bahkan mengancam akan menuntut saya secara hukum. Kemudian ada release dari Dinas Kominfo Kabupaten Solok bahwa saya cari panggung untuk meningkatkan elektabilitas saya di tahun politik.

Nazar Bakri juga mempertanyakan, mengapa “sebegitunya” Bupati Solok terhadap dirinya. Padahal, yang dia sampaikan adalah yang tertulis di RAPBD 2024. Nazar Bakri juga mempertanyakan apakah postingan itu menyinggung Pemkab Solok.

“Ada anggaran yang hanya terfokus ke daerah tertentu, seperti Bukit Cambai dan Chinangkiek. Sementara, Bukit Cambai tidak masuk dalam prioritas pembangunan Kabupaten Solok, sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Solok. Terfokusnya anggaran (APBD) ke dua daerah itu, membuktikan bahwa pembangunan di Kabupaten Solok tidak ada unsur keadilannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Solok, Nazar Bakri, menyentil arah pembangunan Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Bupati Solok Epyardi Asda. Menurutnya, miliaran rupiah APBD Kabupaten Solok selama 2023 tersedot untuk pembangunan infrastruktur milik pribadi Epyardi Asda. Yakni Kawasan Chinangkiek Dream Park di Nagari Singkarak dan Bukit Cambai Resort di Kecamatan Danau Kembar.Hal itu, ditegaskan Nazar Bakri dalam postingan di akun media sosial TikTok, yang beredar luas di Kabupaten Solok.

“Opini yang dibentuk oleh Bupati (Epyardi Asda) adalah pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Hal ini selalu disampaikan Bupati di semua tempat. Tapi, setelah kita bedah APBD tahun 2021, 2022 dan 2023, apa yang digembar-gemborkan Bupati Epyardi, tidak terlihat,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Solok Dilaporkan Ke KPK, DPRD Kompak Membela Mau Menjilat Atau Ada Yang Terlibat

Nazar Bakri mengungkapkan, dua fasilitas wisata milik pribadi Bupati Epyardi Asda, Chinangkiek Dream Park dan Bukit Cambai Resort, yang menyedot anggaran miliaran rupiah itu, bahkan tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Solok 2005-2025.

“Semestinya, RPJM Kabupaten Solok harus direvisi terlebih dahulu, dengan memasukkan Chinangkiek dan Bukit Cambai, baru APBD bisa digunakan. Untuk pembangunan infrastruktur jalan di seluruh Kabupaten Solok, ada alokasi sebesar Rp23 miliar, namun sebanyak Rp16 miliar tersedot untuk dua kawasan itu, yakni Chinangkiek dan Bukit Cambai. Tapi, selama ini kita (DPRD Kabupaten Solok) diam. Padahal, masih ada daerah di Kabupaten Solok ini yang belum ditempuh roda (Kendaraan). Bahkan masih ada yang belum diaspal sejak daerah itu ada,” ungkapnya.

Nazar Bakri yang merupakan putra daerah Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih itu, juga mengungkapkan bahwa di Nagari Paninggahan, hanya punya satu ruas jalan kabupaten. Yakni ruas jalan Gando-Tambak yang hanya sepanjang 1 kilometer. Jalan ini, dirintis pertama kali oleh Bupati Solok periode 1995-2005, Dr. Gamawan Fauzi. Tapi setelah Gamawan, Gusmal (2005-2010), Syamsu Rahim (2010-2015), Gusmal 2016-2021) dan Epyardi Asda (2021-2025), ruas jalan itu tak pernah siap. Bahkan saat ini, ruas jalan itu sudah dibagi dua menjadi Paninggahan-Gagoan dan Tambak-Gantiang

“Bahkan ada satu Jorong di Nagari Paninggahan, yakni Jorong Kotobaru, sampai sekarang belum pernah ada jalan aspal. Karena itu, sekarang saya sangat ngotot agar ruas jalan ini segera diselesaikan,” terangnya.

Seperti diketahui, selama 4 tahun ini, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PDIP-Hanura, Fraksi Golkar dan Fraksi NasDem menjadi koalisi Epyardi Asda. Sementara, gerbong oposisi ditempati oleh Fraksi Gerindra dan Fraksi PPP.

Video Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Solok Nazar Bakri yang beredar luas di Medsos ini, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Ada yang mendukung “Tobat” para legislator Kabupaten Solok di detik-detik sebelum “Sakratul maut” jelang Pileg 14 Februari 2024. Namun, ada juga yang “Mencibir” dan mempertanyakan selama ini kemana para legislator tersebut.

“Selama ini, mereka kemana saja? Kok tobatnya baru sekarang, di detik-detik jelang sakratul maut. Atau karena ingin kembali terpilih jadi Anggota DPRD periode 2024-2029?. Kami yakin, masyarakat Kabupaten Solok sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Baik untuk Anggota Dewan maupun Bupati Solok ke depan,” ujar akun bi**y_nsi.

Sumber: Patronews.co.id

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Hafni Haviz Dorong Eselon 3 Diseleksi, Perkuat Kinerja JFP Candra
Guru Honorer Rp144 Ribu, MBG Rp335 Triliun: Negara Salah Prioritas?
HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita
Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian
Bupati Solok Tunjuk 12 Plt Kepala OPD — Langkah Cepat Jaga Stabilitas Birokrasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:37 WIB

Hafni Haviz Dorong Eselon 3 Diseleksi, Perkuat Kinerja JFP Candra

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:25 WIB

Guru Honorer Rp144 Ribu, MBG Rp335 Triliun: Negara Salah Prioritas?

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:16 WIB

HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:46 WIB

Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana

Berita Terbaru

Uncategorized

tc-check-https://test.com

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:01 WIB

Uncategorized

Introducing the health Insurance policies Opportunities®

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB