Arosuka MonitorS.id
Politik Kabupaten Solok kembali memanas. Akun-akun media sosial yang tergabung dalam kelompok FUFUFAFA – di antaranya @Hadi Maulana, @Beta Thailand, @Benito Maggebas, dan @Rudal Balistik – yang dulu dikenal ganas menghantam pasangan Jon Firman Pandu – Candra (JFP–Candra), kini diduga berubah haluan menjadi “penjilat”.
Sumber internal menyebut, akun-akun ini tak berdiri sendiri. Mereka diduga kuat berada di bawah kendali Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Syafriwal. Nama ini tak asing, karena pada Pilkada 2024 lalu, ia dan akun-akun tersebut dikenal mengumbar serangan brutal: menyebut JFP “tak bermodal”, “mantan napi”, “pamabuak” hingga “isi kapalo ndak ado”.
Ironisnya, bahasa yang keluar dari mereka kala itu jauh dari etika seorang ASN yang seharusnya terpelajar. Kini, alih-alih mempertanggungjawabkan ucapannya, mereka berbalik arah. Menurut sejumlah pihak, kelompok kelompok ini mulai mendekat ke JFP–Candra, seakan akan tak berdosa,
Pertanyaannya: sedemikian berharganyakah jabatan hingga harga diri rela digadaikan?
20 Agustus kian dekat. Apakah JFP–Candra akan terlena oleh jilatan orang-orang yang dulu menghinanya? Atau justru publik yang akan “menghukum” ketika keadilan sosial diabaikan?
Kabupaten Solok sedang menunggu jawaban. Karena politik bukan sekadar soal kuasa, tapi juga integritas dan konsistensi.
(Tim.red***)
390 total views, 2 views today
