Tantangan JFP–CANDRA Menghadapi Krisis Moral dan Etika ASN Kabupaten Solok?

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, MonitorS.id

Kabupaten Solok hari ini sedang berdiri di persimpangan. Di bawah nakhoda Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra, roda pemerintahan tengah dipacu untuk memperbaiki warisan carut-marut empat tahun terakhir masa kepemimpinan kapiten: infrastruktur yang tertinggal, birokrasi yang gemuk namun lamban, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terpuruk di tiga terbawah Sumatera Barat.

Namun, tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks daripada sekadar angka dan pembangunan fisik. Berdasarkan hasil investigasi Tim Monitors,
Kabupaten Solok sedang digerogoti oleh masalah yang lebih mengakar: krisis moral dan etika di tubuh ASN, bahkan pejabat terasnya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan itu mengungkap potret buram:
oknum pejabat berselingkuh, praktik tak pantas yang melibatkan perempuan demi jabatan, bahkan hubungan gelap antara, Kasi, kabid, sekretaris dan kadis, di salah satu OPD ironisnya, malah sudah berkeluarga.

Pertanyaannya: Apakah inikah wajah birokrasi  di Kabupaten Solok? yang selama ini tidak di ketahui publik
Apa jadinya jika jargon “mambangkik batang tarandam” yang selalu di gaungkan Kapiten selama ini? hanya menjadi retorika, sementara di balik layar birokrasi justru dibiarkan menjadi “Texas” yang diatur oleh kepentingan segelintir orang demi melampiaskan nafsu birahi semata?

Baca Juga:  Proyek Irigasi Gagal Dua Tersangka Ditahan

Inilah tantangan sejati bagi JFP–CANDRA. Memimpin Kabupaten Solok bukan hanya soal membangun jalan atau mendirikan gedung sekolah. Ini soal membenahi moral birokrasi yang telah kehilangan arah, tingkat  perceraian pun dikalangan ASN semakin Tinggi.

Jika pasangan kepala daerah ini tak berani mengambil kebijakan tegas, membersihkan birokrasi dari oknum yang merusak integritas ASN maka masyarakatlah yang akan menjadi hakim terakhir. Karena publik sudah terlalu muak dengan wajah birokrasi yang hanya pandai menjilat atasan, tapi miskin integritas.

Kini bola ada di tangan JFP–CANDRA:
Apakah berani membersihkan rumah sendiri?
Atau justru membiarkan Kabupaten Solok terus tenggelam dalam kubangan moral yang semakin dalam?

(Red ***01 PU)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Khairunnas Tegaskan Politik Harus Hadir Melayani, Bukan Sekadar Berkompetisi
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Hafni Haviz Dorong Eselon 3 Diseleksi, Perkuat Kinerja JFP Candra
Guru Honorer Rp144 Ribu, MBG Rp335 Triliun: Negara Salah Prioritas?
HUT ke-69 Jambi, Pemkot Sungai Penuh Tanam Pohon Serentak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 1 Juni 2026 - 21:54 WIB

Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:28 WIB

Khairunnas Tegaskan Politik Harus Hadir Melayani, Bukan Sekadar Berkompetisi

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Berita Terbaru