Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci MonitorS. Id
Satu ruko jualan kelontong untuk kebutuhan rumah tangga milik Ermiles (48), warga Dusun Satu RT 01, Desa Pauh Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, terbakar pada dini hari Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01:30 WIB. Kejadian ini dianggap sangat janggal oleh pemilik warung yang lebih dikenal dengan sapaan Mak Randa, karena uang kontan sebesar Rp80 juta raib tanpa bekas, sementara sebagian isi warung masih tersisa.

Sebelum kebakaran terjadi, korban menyampaikan bahwa ada beberapa pembeli laki-laki yang masuk warung secara bergantian. Kondisi ini diperkirakan terkait dengan acara pesta dengan pertunjukan organ tunggal yang berlangsung di sebelah warung.

Menurut Mak Randa, api tampaknya mulai membakar di ruang tengah tempat menyimpan kotak uang, padahal di lokasi tersebut tidak ada instalasi listrik yang bisa menjadi pemicu arus pendek. Isi warung yang baru disiapkan dengan nilai sekitar Rp50 juta terbakar ludes, sementara barang lainnya tidak layak dijual lagi.

“Kalau uang tidak dicuri tentu masih ada bekas uang kertas yang tinggal, sementara toko tidak terbakar habis karena cepat pertolongan warga,” ujarnya.

Total kerugian yang ditanggung pemilik warung mencapai lebih dari Rp130 juta, terdiri dari kerugian barang dan peralatan sekitar Rp50 juta serta uang cash yang hilang Rp80 juta.

Saat ini kasus telah dilaporkan ke Polsek Kayu Aro, dan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kebakaran yang dianggap janggal ini. (Red 01)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “
Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum
Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33 WIB

Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:54 WIB

Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita

Berita Terbaru