Kerinci MonitorS. Id
Satu ruko jualan kelontong untuk kebutuhan rumah tangga milik Ermiles (48), warga Dusun Satu RT 01, Desa Pauh Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, terbakar pada dini hari Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01:30 WIB. Kejadian ini dianggap sangat janggal oleh pemilik warung yang lebih dikenal dengan sapaan Mak Randa, karena uang kontan sebesar Rp80 juta raib tanpa bekas, sementara sebagian isi warung masih tersisa.
Sebelum kebakaran terjadi, korban menyampaikan bahwa ada beberapa pembeli laki-laki yang masuk warung secara bergantian. Kondisi ini diperkirakan terkait dengan acara pesta dengan pertunjukan organ tunggal yang berlangsung di sebelah warung.
Menurut Mak Randa, api tampaknya mulai membakar di ruang tengah tempat menyimpan kotak uang, padahal di lokasi tersebut tidak ada instalasi listrik yang bisa menjadi pemicu arus pendek. Isi warung yang baru disiapkan dengan nilai sekitar Rp50 juta terbakar ludes, sementara barang lainnya tidak layak dijual lagi.
“Kalau uang tidak dicuri tentu masih ada bekas uang kertas yang tinggal, sementara toko tidak terbakar habis karena cepat pertolongan warga,” ujarnya.
Total kerugian yang ditanggung pemilik warung mencapai lebih dari Rp130 juta, terdiri dari kerugian barang dan peralatan sekitar Rp50 juta serta uang cash yang hilang Rp80 juta.
Saat ini kasus telah dilaporkan ke Polsek Kayu Aro, dan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kebakaran yang dianggap janggal ini. (Red 01)
90 total views, 2 views today
