MONITORS | KABUPATEN SOLOK
Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pemkab Solok telah menyiapkan anggaran sebesar Rp370 juta guna mendukung peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya lulusan tingkat SLTA agar mampu menembus perguruan tinggi unggulan di dalam maupun luar negeri.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Kayu Jao Resort, Jumat (17/7/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I bersama jajaran Dinas Pendidikan Sumatera Barat dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam pertemuan tersebut unsur Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Rahmat, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, Riko, yang bersama-sama membahas langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pendidikan generasi muda Kabupaten Solok.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I mengatakan, Pemerintah Kabupaten Solok tidak ingin pembangunan daerah hanya bertumpu pada sektor fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan investasi jangka panjang melalui pembangunan sumber daya manusia.
“Kita sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp370 juta. Saat ini pemerintah daerah sedang mencari skema yang paling efektif dan efisien agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar H. Candra.
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini juga tengah menjajaki berbagai bentuk kemitraan strategis dengan sejumlah pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dunia usaha, sektor perbankan, lembaga filantropi, hingga para perantau asal Kabupaten Solok.
Skema kolaborasi tersebut dinilai penting agar program peningkatan akses pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan APBD, melainkan dapat berkembang melalui dukungan berbagai pemangku kepentingan.
H. Candra menegaskan, kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor utama dalam menentukan daya saing Kabupaten Solok di masa mendatang. Karena itu, pemerintah daerah berupaya membuka lebih banyak peluang bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan terbaik.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Kemajuan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” katanya.
Pertemuan di Kayu Jao Resort tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program strategis di bidang pendidikan, termasuk penyusunan pola pembiayaan dan kemitraan yang berkelanjutan dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda Kabupaten Solok.
Melalui dukungan anggaran serta sinergi dengan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Solok optimistis dapat melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.MS
![]()













