MONITORS|PADANG
Kepolisian Daerah Sumatera Barat kini resmi dipimpin oleh Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. setelah menjalani serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Irjen Djati menggantikan Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta yang mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Dengan pelantikan tersebut, tongkat komando Polda Sumbar resmi beralih kepada perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki spesialisasi di bidang Intelijen dan Keamanan (Intelkam).
Setelah tiba di Sumatera Barat, Irjen Djati mulai menjalankan tugasnya dengan mengikuti tradisi Welcome Parade di Mapolda Sumbar dan menerima laporan kesatuan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumbar.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 dan dikenal sebagai rekan satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 3 Agustus 1969, perjalanan kariernya banyak ditempa di bidang intelijen, mulai dari tingkat daerah hingga Mabes Polri.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Kapolres Barito Selatan, Wadirintelkam Polda Kalimantan Tengah, Dirintelkam Polda Riau, Dirintelkam Polda Jawa Tengah, Direktur Keamanan Khusus (Dirkamsus) Baintelkam Polri, Wakapolda Kalimantan Timur, Wakapolda Metro Jaya hingga Kapolda Kalimantan Utara sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar.
Dalam apel perdana di Mapolda Sumbar, Senin (13/7/2026), Irjen Djati menekankan pentingnya keteladanan personel, pelayanan publik yang profesional dan humanis, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui aksi nyata.
Ia juga mengusung semangat kerja bertema “Melayani dengan Hati, Menjaga dengan Integritas” sebagai fondasi dalam menjalankan tugas kepolisian di Ranah Minang.
Kepemimpinan baru di Polda Sumbar diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan daerah, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat. Tantangan yang menanti antara lain penanganan peredaran narkoba, aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), konflik sosial, hingga pengamanan berbagai agenda pembangunan strategis di Sumatera Barat.
Dengan latar belakang panjang di bidang intelijen, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy diharapkan mampu membawa pendekatan yang lebih preventif, mengedepankan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan dipercaya masyarakat di Sumatera Barat.MS
![]()
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT













