Solok MonitorS id
Kisruh dan polemik yang terjadi di tubuh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, telah mengakibatkan terjadinya pertengkaran antar pengurus yang lama dengan yang baru di Nagari Salayo, Hal ini dibuktikan dengan peredaran video YouTube dan pemberitaan di beberapa media online yang tersebar luas di media sosial akhir-akhir ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat tersebarnya video YouTube dan pemberitaan di beberapa media online terkait dengan kepengurusan KAN tersebut, menimbulkan banyak asumsi baik positif maupun negatif terhadap kedua belah pihak yang bersengketa.
“Diduga berakhirnya Jabatan Donny Indra, SH dan Yuliandri, SE serta kelompoknya, yang mengatakan bahwa telah muncul KAN tandingan di Nagari Salayo, sehingga sangat meresahkan masyarakat.
Menyikapi pemberitaan di beberapa media online tersebut, kepengurusan KAN yang baru, yang di ketuai oleh Alan Tiumaru Dt. Bandaro Kayo dan Harmayodi Dt. Ampanglimo Sati sebagi Wakil Ketua, Agusmulyanto Dt. Pono Batuah sebagai Sekretaris dan seluruh jajarannya mengatakan bahwa pemberitaan yang menyebutkan munculnya KAN tandingan di Nagari Salayo itu tidak benar, apa yang di sampaikan oleh pihak Donny Indra di beberapa media tersebut adalah pembohongan publik.
Hal itu disampaikan oleh Alan Tiumaru Dt. Bandaro Kayo melalui sekretaris nya Agusmulyanto Dt. Pono Batuah di rumah Gadang Kaum Yanto mazar Dt Bandaro Kayo, jln Labong no. 37, Galanggang Tangah, Nagari Salayo Kec Kubung, Kab Solok, kepada awak media MonitorS
Lebih lanjut, Agusmulyanto Dt Pono Batuah mengatakan, kami lah kepengurusan KAN yang sah menurut adat dan istiadat salingka Nagari Salayo, serta memenuhi syarat turun temurun sesuai dengan AD/RT KAN, ketentuan umum pasal 1, kami ini bukan niniak mamak yang rumah gadangnya tidak mempunyai labuah, pandam pakuburan serta sandi rumah gadang yang menumpang di suku lain.
Jadi apa yang di sampaikan oleh Donny Indra dan kroni-kroninya kepada beberapa awak media, bahwasannya ada KAN tandingan di Nagari Salayo itu tidak benar, sangat terindikasi sekali bahwa hal itu hanya akal-akalan dia saja untuk mengadu domba masyarakat dan mengundang perpecahan antar kaum da suku serta sengaja merubah tatanan Adat yang telah berlaku secara turun temurun di Nagari Selayo, tegas Agusmulyanto Dt Pono Batuah.
Kemudian, Agusmulyanto Dt Pono Batuah mengungkapkan terkait dengan persoalan yang terjadi di tubuh Kerapatan Adat Nagari Salayo, sangat berharap kepada semua lembaga yang ada di Nagari, di tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi untuk melihat masalah ini dengan seksama dan dengan kedua belah mata, agar benang merah atas persoalan yang dihadapi oleh Organisasi KAN Salayo ini cepat ketemu dan persoalannya cepat selesai.
Andar MK
![]()












