Hibah Yang Mubazir

- Penulis

Kamis, 11 November 2021 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Solok monitor id

Sebagai masyarakat yang hidup dalam suatu wilayah tentunya berharap mendapatkan perlindungan juga fasilitas dari negaranya, seperti keamanan, fasilitas pendidikan kesehatan dan lain sebagainya.
Kareana harapan besar ini maka ada masyarakat yang mau menghibahkan sebagian dari hartanya agar program pemerintah ini berjalan, supaya masyarakat mendapatkan fasilitas yang layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang terjadi di Jorong Taluak Anjalai Nagari Simpang Tj Nan IV Kab Solok. Dimana masyarakat mau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan gedung kesehatan (puskesmas). Akan tetapi setelah gedung ini selesai didirikan, hanya sebentar saja petugas kesehatan menepatinya, dan sudah hampir 5 tahun gedung itu dibiarkan kosong tampa dirawat bahkan sudah ada bagian-bagian dari gedung tersebut lapuk di makan rayap.

Seperti yang dikatakan warga ernawati 10/11/2021. Tanah pembangunan gedung ini dihibahkan oleh nenek saya untuk pembangunan puskesmas. Dan setelah puskesmas itu didirikan sudah hampir 5 tahun dibiarkan saja tanpa ada bidannya. Sekarang gedung itu sudah mulai lapuk sementara kita disini membutuhkan ada petugas kesehatan, dikarenakan jarak dari jorong ini ke pusat kesehatan yang lain sangat jauh.

Baca Juga:  Rela Menjilat dan Menggadaikan Harga Diri Demi Sebuah Jabatan — Leadership JFP–Candra Sedang Di Uji?

Katanya Malin Warga, juga mengatakan. Sudah sangat wajib di jorong ini ada puskesmasnya,

“karena kami berada di seberang danau yang mempunyai jarak yang cukup jauh dengan pusat kesehatan lainnya, secara jumlah penduduk disini juga cukup banyak, sementara apabila ada yang sakit kami merasa kesulitan karena tidak ada penanganan secara cepat, dia junga mengatakan, bukti kami mengharapkan ada puskesmas disini kami sebagai warga mau menghibahkan tanah untuk pembangunannya, akan tetapi itu di biarkan saja, seakan akan hibah yang kami berikan mubazir imbuhnya.

Desi juga menegaskan, sebagai wujud keinginan kami supaya gedung puskesmas ini di manfaatkan kembali, kami sebagai warga telah melakukan pemungutan sumbangan kepada setiap warga untuk membuat jalan yang layak supaya bisa akses mobil sampai ke gedung itu, akan tetapi sampai sekarang belum ada respon dari yang mempunyai wewenang untuk menghidupkan kembali puskesmas tersebut.

” Kami sudah merasa putus asa, berharap supaya ada pusat kesehatan di jorong kami. Bahkan tanah yang kami hibahkan menjadi mubazir saja terangnya.

( Nofriyaldi )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
PSSI Tunjuk Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, Lalu Bagaimana Nasib Gerald Vanenburg?
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Kadis Lingkungan Hidup : Asnur, melalui WCD Dengan Semangat Gotong Royong Kita siap menuju Solok Bersih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 1 Juni 2026 - 21:54 WIB

Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:46 WIB

Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana

Berita Terbaru