Prabowo Ganti Kepala BGN, Nanik S. Deyang Resmi Gantikan Dadan Hindayana

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Monitors, – Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6) malam.

Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden telah menetapkan pergantian pimpinan di lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan pemenuhan gizi nasional.

“Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujar Prasetyo Hadi dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditunjuk sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Selama masa kepemimpinan Dadan Hindayana sejak Agustus 2024, BGN didampingi oleh tiga wakil kepala, yakni Sony Sonjaya yang membidangi Operasional Pemenuhan Gizi, Lodewyk Pusung yang membidangi Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, serta Nanik S. Deyang yang membidangi Komunikasi Publik dan Investigasi.

Baca Juga:  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Pergantian kepemimpinan di tubuh BGN terjadi di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam beberapa bulan terakhir, program tersebut menghadapi berbagai tantangan, termasuk munculnya sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa peserta didik penerima manfaat di berbagai daerah.

Rentetan insiden tersebut memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan distribusi makanan yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagai langkah penindakan, BGN melakukan pembekuan terhadap sejumlah SPPG yang dinilai tidak memenuhi standar keamanan pangan dan prosedur operasional yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data per 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG yang telah beroperasi sejak Program MBG diluncurkan pada 6 Januari 2025, sebanyak 8.182 unit tercatat telah dikenai sanksi pembekuan atau suspend.

Pemerintah berharap pergantian kepemimpinan ini dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas pelaksanaan program, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, aman, dan tepat sasaran dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

(MS

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:32 WIB

Prabowo Ganti Kepala BGN, Nanik S. Deyang Resmi Gantikan Dadan Hindayana

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:12 WIB

The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terbaru

Internasional

Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Ancaman Krisis Global

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:23 WIB