Masrakat Pengguna Jalan Keluhkan Kendaraan Batu Bara

- Penulis

Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi monitor.id

Truck pengangkut batu bara di sepanjang jalan lintas Muaro Bulian menuju Jambi sudah bikin resah masrakat, pasalnya kendaraan pengangkut batu bara tersebut seperti sudah menjadi raja sepanjang perjalanan mereka menguasai jalan semaunya malah tidak memberi ruang gerak bagi kendaraan lain,apalagi para pengemudi truk tersebut seperti kompak dengan pengemudi yang lain untuk menguasai jalan mulai dari Muaro Tembesi sampai masuk kota Jambi.

Hal tersebut menjadi protes bagi masyarakat, malah sering menjadi persoalan bagi pengguna kendaraan pribadi dan sering terjadi aksi ribut di jalanan apalagi melihat arogansi para sopir truck yang tidak mau mengalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat media ini mencoba melewati jalan mulai dari Muaro Bulian menuju Jambi pantauan kita memang benar adanya apa yang dirasakan oleh para pengemudi kendaraan pribadi, keluhan para sopir kendaraan kecil tersebut benar adanya.

Baca Juga:  Polres Solok dan Polda Sumbar Hentikan Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Tigo Lurah

Selain persoalan kendaraan batu bara kita juga melihat aksi pungli yang dilakukan bagi warga atau para preman di sepanjang jalan tersebut,

Kalau kita lihat dari stuasi yang terjadi dilapangan persoalan kendaraan batu bara yang seenaknya menguasai jalan sepertinya sudah ada restu dan hitung hitungan dengan pihak penegak hukum atau perda di daerah tersebut.

Sangat disayangkan jalan lintas utama tersebut sudah menjadi milik angkutan batu bara, ada apa dan siapa yang menjadi penguasa dibalik angkutan batu bara yang semaunya menguasai jalan tersebut.

Dilihat dari adanya’ pos retribusi yang ada di kabupaten Batanghari Muaro Bulian tepatnya di Muaro Tembesi sepertinya ada pembayaran retribusi sementara berapa berat angkutan tersebut tidak diketahui sebab pos timbangan yang ada sudah ditutup.

( Redaksi )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
PSSI Tunjuk Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, Lalu Bagaimana Nasib Gerald Vanenburg?
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Kadis Lingkungan Hidup : Asnur, melalui WCD Dengan Semangat Gotong Royong Kita siap menuju Solok Bersih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 1 Juni 2026 - 21:54 WIB

Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:46 WIB

Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana

Berita Terbaru