Proyek Turap Batang Lembang Disorot: Solusi Banjir atau Ancaman Baru?

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok Monitors.id

Proyek pengendalian banjir Batang Lembang yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V kembali menjadi perbincangan publik.
Proyek yang Bernilai Rp 48.630.856.000, ( Empat puluh Delapan Milyar Enam Ratus Tiga Puluh juta Delapan Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah ) yang dilaksanakan oleh PT. TAKABEA RESHI CONSULINDO dengan Waktu pelaksanaan 262 Hari Kalender menjadi perbincangan hangat ditengah masrakat.

Setelah sebelumnya Embung Batang Binguang di Kelurahan Tanjung Paku disorot karena dugaan kebocoran, kini perhatian tertuju pada pembangunan turap penahan tebing sungai di sepanjang aliran Batang Lembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan turap yang awalnya menggunakan bronjong kini diganti dengan pasangan batu permanen. Namun, struktur baru tersebut tampak menjorok ke badan sungai, memicu kekhawatiran warga akan penyempitan alur sungai.

Baca Juga:  Dajjal Muncul di Kabupaten Solok, Ada Apakah Gerangan

” Masyarakat khawatir, perubahan desain ini justru dapat mengurangi efektivitas proyek dalam mengendalikan banjir, dan berpotensi menimbulkan masalah baru.

Sebagaimana diketahui, proyek pengendalian banjir Batang Lembang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi bencana banjir tahunan yang selama ini melanda wilayah Kota dan Kabupaten Solok, terutama saat musim hujan. Namun, desain konstruksi yang dinilai mengganggu ruang aliran sungai memunculkan perdebatan di tengah masyarakat dan pengamat lingkungan.

(TIM*02)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “
Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum
Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33 WIB

Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi

Berita Terbaru