Diduga PT PAL Datangkan Preman  Untuk Pengamanan

- Penulis

Sabtu, 3 Desember 2022 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi MonitorS id

Keributan yang terjadi di Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit ( PKS  ) pada Perusahaan PT Prosympac Agro Lestari ( PAL )
Pada sore hari tanggal 29.11.2022 menjadi polemik  bagi  sebuah anak perusahaan yang menjadi kerjasama oleh PT PAL yaitu PT MMJ.

Hall tersebut disampaikan oleh manajemen PT MMJ ( Mayang Mangurai Jambi )pada media ini dalam keterangan nya saat media ini mencoba melakukan konfirmasi terkait kisruh atau keributan yang terjadi pada perusahaan dilokasi Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit, menurut manajemen persoalan yang terjadi ini adalah sepertinya diduga keinginan PT PAL supaya kami tidak nyaman dalam menjalankan kegiatan disini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Terrjdinya insiden pada tanggal 29 kemarin kami sebenarnya sangat menyayangkan karena atas inseden tersebut kegiatan di pabrik  sempat terhenti dan pasokan buah segar dari warga sekitar pun menjadi  terhambat karena takut terkena dampak keributan  sementara karyawan  menjadi tidak fokus dan tidak nyaman  dalam bekerja karena merasa terancam  .terang Roy Candra Saragih selaku manajemen PT MMJ.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Humas  PT MMJ (  Suroso ) memberikan keterangan pada media ini  bahwa  PT PAL melakukan tindakan arogansi dan premanisme yang dianggap sangat tidak pantas selain itu kami memandang PT PAL sengaja  menyewa preman yang didatangkan dari luar provinsi Jambi sepertinya dari tanjung pinang dan Nusa tenggara barat dengan tujuan untuk menguasai  ( mengosongkan ) PT PAL .

Baca Juga:  Resuffle, Pengurus Cabor Woodball Kota Tangsel Yang Masih Runyam

Menurut pengakuan pak Suroso  serta security perusahaan mengatakan kalau PT PAL saat ini di bawah manajemen PT Mayang Mangurai Jambi ( MMJ ) sempat terjadi  keributan dan adu argumen  antara pihak security PT MMJ dan orang sewaan PT PAL tersebut.

Kemudian juga ada ancaman yang dikeluarkan oleh orang terpercaya PT PAL tersebut yang menyatakan kalau tidak mau keluar dari PT PAL mereka akan malakukan segala cara terang Saroso yang juga sebagai Humas pada media ini.

Saat media ini mencoba melakukan konfirmasi ke  Polsek Sungai Gelam terkait keributan yang terjadi di PT PAL,

“Kapolsek Sungai Gelam   IPTU R.Deddy W.Gaos.SH menyampaikan bahwasanya memang terjadi keributan  di PKS  PT PAL kami setelah mendapatkan laporan tentu sebagai penegak hukum yang selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga Kantibmas langsung ke lokasi PKS PT PAL guna melakukan pengaman melalui pendekatan persuasif kepada seluruh tokoh  masyarakat desa Sido Mulyo.

Deddy  yang akrab dipanggil sebagai Kapols k meminta pihak yg bertikai untuk masing masing dari mereka jangan terpancing emosi semuanya harus menjaga Kantibmas dan kami tidak menginginkan hal hal lain yang terjadi. Kalau memang tidak bisa didamaikan tentu kami akan mengambil beberapa tindakan terang Deddy pada media ini dan Alhamdulillah semua bisa berjalan dengan baik dan mudah mudahan permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik Tampa harus memakan korban.

Tim Investigasi
02 Syt

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “
Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum
Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33 WIB

Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi

Berita Terbaru