Sumbar Terima Bantuan Bibit 7.100 Hektare, Mentan Ingatkan Pengelolaan Harus Maksimal

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 September 2025 – MonitorS.id

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bersama sejumlah bupati dan pejabat Pemprov Sumbar melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Ruang Rapat Kementerian Pertanian, Rabu (10/9).

Rombongan Pemprov Sumbar yang hadir antara lain Bupati Agam Beni Warlis, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, serta Wakil Bupati Solok Chandra. Dari jajaran provinsi turut mendampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumbar Adib Alfikri serta Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Afniwirman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Sumbar menerima alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sektor pertanian tahun 2025 berupa bantuan bibit jagung untuk 5.000 hektare, bibit kopi untuk 2.000 hektare, dan bibit kelapa untuk 100 hektare.

Mentan Amran menjelaskan bahwa bantuan ABT bertujuan mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat perekonomian masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru di daerah penerima. Ia menegaskan pelaksanaan bantuan akan diawasi secara ketat.

Baca Juga:  Djamari Chaniago: Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas ASN dan Keberanian Moral Birokrasi

“Daerah penerima bantuan yang tidak melaksanakan dengan baik tidak akan mendapat alokasi pada tahun berikutnya,” tegas Amran.

Mentan juga berencana melakukan kunjungan kerja ke Sumbar untuk meninjau pemanfaatan bantuan tersebut. Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah aktif mencari peluang di tingkat pusat serta mengembangkan pasar hasil pertanian, termasuk ekspor.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Mahyeldi mengusulkan agar Kementerian Pertanian mendukung program hilirisasi gambir di Sumbar. Berdasarkan data BPS 2025, sebanyak tujuh kabupaten/kota di Sumbar menjadi sentra penghasil gambir terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai 26.912,18 ton pada 2024, dan menjadi pemasok utama kebutuhan dunia.

Mahyeldi menegaskan, pemerintah daerah bersama bupati/wali kota se-Sumbar berkomitmen memperkuat sektor pertanian. Setelah berhasil swasembada beras, Sumbar menargetkan peningkatan produksi pada komoditas lain seperti jagung, kelapa, kakao, dan kopi.

“Harapannya, seluruh program pertanian ini dapat memberi dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

(RED*03)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dodi Hendra Dipercaya Jadi Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Kiprah Politik dan Organisasi Kian Diperhitungkan
Program Solok Bersih di Persimpangan, Amanat Perda Bertambah, Anggaran Terbatas, Saatnya Sinkronisasi Kebijakan
Disdikpora Solok Mulai Tindak Lanjuti Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, Pemanggilan Bertahap Kepala Sekolah Jadi Sorotan
Gerakan Solok Bersih: Antara Komitmen dan Realitas di Kompleks Perkantoran Arosuka
Kadisparbud Kabupaten Solok Marcos Sophan, S.Pt., M.Si.: Warga Sekitar Tidak Dipungut Retribusi di Gerbang Alpha Resort
Episode 2 | SiLPA Rp47,6 Miliar dan Temuan BPK 2025, Alarm Serius Tata Kelola APBD Kabupaten Solok
OTT KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di Kuansing, Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka
BPK Bedah 17 Proyek Jalan Sumbar, Temukan Ketidaksesuaian Rp1,43 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:07 WIB

Dodi Hendra Dipercaya Jadi Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Kiprah Politik dan Organisasi Kian Diperhitungkan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:52 WIB

Program Solok Bersih di Persimpangan, Amanat Perda Bertambah, Anggaran Terbatas, Saatnya Sinkronisasi Kebijakan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:47 WIB

Disdikpora Solok Mulai Tindak Lanjuti Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, Pemanggilan Bertahap Kepala Sekolah Jadi Sorotan

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:45 WIB

Gerakan Solok Bersih: Antara Komitmen dan Realitas di Kompleks Perkantoran Arosuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:58 WIB

Kadisparbud Kabupaten Solok Marcos Sophan, S.Pt., M.Si.: Warga Sekitar Tidak Dipungut Retribusi di Gerbang Alpha Resort

Berita Terbaru