Pungli Berkedok Tiket masuk Diwisata Bahari Sebalang

- Penulis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan MonitorS id

Pungutan liar di lokasi wisata Pantai Bahari Sebalang  Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan sepertinya makin menjadi jadi dan membuat keresahan, karena  karcis masuk tersebut berimbas kepada rusaknya perekonomian masyarakat  sekitar yang mana mereka berharap mencari Reski sambil berjualan  disepanjang pantai supaya bisa membantu membangkitkan Ekonomi mereka, namun akibat adanya pemungutan karcis masuk dengan harga masuk yang mencekik sehingga berdampak terhadap sepinya pengunjung.

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh media ini tentang adanya Pungutan liar ( PUNGLI ) yang sangat meresahkan yang dikuasai oleh  para preman kami mencoba masuk ke lokasi wisata tersebut pada tanggal 7 Agustus 2022 namun apa yang disampaikan oleh masyarakat memang benar adanya, setelah kami masuk ke lokasi tersebut kami di setop oleh petugas karcis dengan menyodorkan sebuah tiket yang harga masuk per orang dikenakan dengan biaya Rp 20.000 dengan memakai penanggung jawab PT Tanjung Selaki NIB : 9120202792746 dan dibawah tiket bertuliskan Wisata  Alam Tanjung Selaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kami mencoba mempertanyakan keberadaan tiket tersebut yang sangat parahnya petugas tersebut mengatakan bahwa siapapun yang masuk ke lokasi ini wajib membayar tiket Tampa terkecuali.

Hal tersebut kami mencoba mencari informasi tentang keberadaan tiket masuk yang mencekik dan sangat merugikan tersebut yang bakal berdampak kepada masyarakat kecil khususnya bagi masyarakat yang mencoba mencari kehidupan di seputaran pantai, namun informasi yang menarik kami dapatkan di tengah masyarakat, bahwasanya keberadaan tiket masuk tersebut tidak jelas dan tidak direstui oleh masyarakat dan pemerintah desa disini ungkap beberapa orang warga sambil menunjukkan banner yang terpasang bahwa terkait pungutan jenis apapun pemerintah tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Pospera Lampung Selatan Kecewa dengan Pihak Kejaksaan Negeri Kalianda

Hal tersebut juga diperkuat oleh tanggapan beberapa tokoh masyarakat dan warga setempat terkait pungutan tersebut kami sangat tidak merestui, akibat pungutan tersebut mata pencaharian dan kehidupan kami disini jadi terganggu terang warga ramai ramai memberikan informasi pada media ini,  dan perlu diketahui kalau disini namanya wisata Bahari Sebalang tidak Adanya hubungan dengan PT Tanjung Selaki.

“Namun semenjak adanya PT Tanjung Selaki yang memegang HGU disini kami jadi resah entah apa yang mereka perbuat sebagai pemegang HGU, sementara  yang kami lihat disini yang dilakukan hanya PUNGLI dengan memanfaatkan preman , dan kami sangat yakin hal ini pasti adanya oknum yang bermain dengan memanfaatkan lokasi mengatas namakan pemakaian HGU, nah  seharusnya pemerintah juga memikirkan tentang pemberian izin tersebut terang beberapa warga sekitar saat bincang bincang dengan media ini.

Tidak puas sampai disitu kami juga mencoba mencari informasi tentang keberadaan PT Tanjung Selaki namun hal yang paling buruk kami temukan adalah  PT Tanjung Selaki yang saat ini meresahkan di tengah masyarakat ternyata sang Direktur Utama ( Dirut) Basais Sutami adalah berstatus Buronan Daftar Pencarian Orang ( DPO ) Kejaksaan Negeri ( KEJARI ) Bandar Lampung sejak 2017.

Team 01 Syt

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita
Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian
PSSI Tunjuk Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, Lalu Bagaimana Nasib Gerald Vanenburg?
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Kadis Lingkungan Hidup : Asnur, melalui WCD Dengan Semangat Gotong Royong Kita siap menuju Solok Bersih
Tawuran Remaja di Padang Tewaskan Pelajar SMA, Lima Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:46 WIB

Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:53 WIB

Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:42 WIB

Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian

Selasa, 30 September 2025 - 12:37 WIB

PSSI Tunjuk Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, Lalu Bagaimana Nasib Gerald Vanenburg?

Berita Terbaru

Uncategorized

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:33 WIB

25

The Founding of YouTube A Short History

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:06 WIB