Aksi 1 September di Padang: Demo Damai, Tuntutan Mengguncang

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – MonitorS.
Jalan Khatib Sulaiman, Senin (1/9/2025), menjadi saksi bagaimana ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat Sumatera Barat turun ke jalan. Dari mahasiswa, pengemudi ojek daring, hingga organisasi masyarakat, mereka bergerak dalam satu irama: menyuarakan keresahan yang lama dipendam.

Sekitar pukul 15.12 WIB, konvoi massa dari arah Universitas Bung Hatta dan Jalan Hamka (Airtawar) tiba di depan Gedung DPRD Sumbar. Aparat keamanan sudah bersiaga sejak siang: lebih dari 1.300 personel polisi, TNI, dan Satpol PP mengawal jalannya aksi.

Langkah antisipasi pun terasa hingga ruang kelas. Pemerintah Kota Padang, sehari sebelumnya (31/8), menginstruksikan PAUD hingga SMP belajar dari rumah. SMA tetap buka, tapi diimbau jangan ikut aksi. Kota seakan berhenti sejenak, menunggu gelombang aspirasi yang datang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di panggung orasi, suara massa membentuk daftar tuntutan yang tak main-main; Pembenahan anggota DPR. Pengesahan RUU Perampasan Aset. Reformasi total Polri dan Transparansi kasus tewasnya driver ojek daring yang tertabrak kendaraan taktis Brimob di Jakarta, pekan lalu.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, bersama delapan fraksi, akhirnya menandatangani surat tuntutan massa. Ia berjanji aspirasi itu akan disampaikan ke pusat. Bahkan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, turun langsung, membaur dengan massa. Sebuah gestur yang jarang terjadi di panggung politik lokal.

Baca Juga:  Ditolak Warga, Ahmadi- Antos Pusing Mikir Sampah di Sungai Penuh

Menjelang pukul 17.33 WIB, massa bubar dengan tertib. Tanpa pecah kaca, tanpa gas air mata. Anggota DPRD Sumbar Fraksi Gerindra mengapresiasi jalannya aksi: “Ini contoh bagaimana penyampaian aspirasi bisa dilakukan sesuai aturan dan tetap menjaga ketertiban.”

Malam harinya, Kota Padang kembali normal. Lalu lintas lancar, lampu jalan kembali hanya menyala untuk warga biasa. Tapi gema tuntutan siang itu jelas tidak padam.

MonitorS memcatat, aksi 1 September 2025 di Padang adalah demo damai dengan pesan keras bahwa rakyat masih punya cara menyampaikan aspirasi, dan DPRD dipaksa mendengar.

Pertanyaannya: Apakah penandatanganan tuntutan DPRD hanya sekadar simbol, atau benar-benar sampai ke pusat?

Apakah RUU Perampasan Aset akan segera digolkan, atau lagi-lagi jadi komoditas politik?

Bagaimana aparat menjawab sorotan publik setelah jatuhnya korban di Jakarta?

Bagi MonitorS, aksi ini bukan selesai saat massa bubar. Justru di situlah investigasinya dimulai. Karena sejarah selalu mencatat: demo besar bisa berakhir damai, tapi bisa juga jadi awal perubahan.

(TIM RED*01)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok
Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan
“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “
Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum
Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Bupati Solok Teken R3P dengan BNPB, Rp1,98 Triliun Disiapkan Bangkitkan 12 Kecamatan Pascabencana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:48 WIB

THKW Tak Terurus, Utang Rp1,35 Miliar Masih Membebani Neraca Kabupaten Solok

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bang Dayat: Jangan Karena Kelalaian BKPSDM dan Dinas Pendidikan, DPRD yang Disalahkan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33 WIB

Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi

Berita Terbaru