Muncul Screenshot WA Pribadi, Kecurigaan Syafri Tanjung terhadap Aktor di Balik Akun Amak Chichay Menguat

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, Monitors – Polemik unggahan “Kuali Sakral Istana Kerajaan Kabupaten Solok” yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di media sosial kembali memasuki babak baru. Setelah sebelumnya melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Solok, Syafri Tanjung kini menilai kecurigaannya terhadap adanya pihak lain di balik akun media sosial Amak Chichay Aliyo Kiara semakin menguat.

Kecurigaan tersebut muncul setelah akun yang dipersoalkan kembali mengunggah konten baru yang memuat tangkapan layar percakapan WhatsApp pribadi yang menurut Syafri merupakan komunikasi antara dirinya dengan Kurniati, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Kabupaten Solok.

Dalam unggahan yang beredar, akun tersebut menampilkan foto tabung gas elpiji yang disandingkan dengan screenshot percakapan WhatsApp yang berisi permintaan bantuan pencarian tabung gas. Konten itu kemudian dikaitkan dengan polemik yang sebelumnya berkembang terkait unggahan “Kuali Sakral”.

Menanggapi hal itu, Syafri mengaku tidak membantah bahwa percakapan tersebut memang merupakan komunikasi pribadinya.

“Ya, saya akui itu memang percakapan saya. Saat itu terjadi kelangkaan gas elpiji di wilayah Pantai Cermin pada bulan Ramadan. Anak saya juga sedang membutuhkan pasokan sekitar 200 tabung gas untuk kebutuhan usaha di Surian. Karena yang bersangkutan memiliki jaringan pangkalan dan rekomendasi distribusi, saya mencoba meminta bantuan melalui WhatsApp,” ujar Syafri.

Namun menurutnya, muncul pertanyaan besar ketika percakapan yang bersifat pribadi tersebut digunakan dalam sebuah konten yang sebelumnya berisi tuduhan mengenai “maling kuali”.

“Saya tidak memahami apa hubungan antara persoalan gas dengan tuduhan maling kuali. Screenshot WA itu tidak memiliki korelasi dengan tuduhan pencurian yang diarahkan kepada saya. Kenapa percakapan pribadi tersebut digunakan untuk membangun narasi dan menyerang pribadi seseorang?” katanya.

Sebelumnya, dunia maya di Kabupaten Solok sempat dihebohkan oleh unggahan Syafri Tanjung yang memperlihatkan dirinya memegang sebuah kuali tua yang disebut sebagai ‘Kuali Sakral Istana Kerajaan Kabupaten Solok’. Dalam unggahan itu, Syafri hanya menuliskan narasi mengenai nilai sejarah dan makna harga diri yang menurutnya tersimpan di balik keberadaan kuali tersebut.

Namun setelah unggahan tersebut viral, sejumlah akun media sosial memberikan berbagai tanggapan dan tafsiran. Salah satunya akun Amak Chichay Aliyo Kiara yang kemudian membuat sejumlah unggahan lanjutan yang menurut Syafri berisi tuduhan pencurian kuali, permintaan uang rokok, hingga berbagai narasi lain yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

Atas dasar itu, Syafri akhirnya mengajukan pengaduan resmi kepada Kapolres Solok pada 8 Juni 2026 terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial. Dalam surat pengaduannya, ia menyatakan bahwa unggahan awal yang dibuatnya sama sekali tidak menyebut nama pejabat daerah, tidak menyebut istri bupati, dan tidak menuduh siapa pun melakukan tindak pidana.

Munculnya screenshot percakapan pribadi tersebut justru membuat Syafri semakin yakin bahwa akun yang menyerangnya tidak bekerja sendiri.

“Kalau obrolan yang sifatnya pribadi sudah begitu mudah beredar dan digunakan untuk menyerang seseorang di ruang publik, tentu muncul pertanyaan dari mana informasi itu diperoleh. Saya semakin yakin ada pihak lain di belakang akun tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, Syafri menegaskan bahwa dugaan tersebut masih berupa kecurigaan yang menurutnya perlu dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan aparat yang berwenang.

“Kita ikuti saja permainan ini sampai tuntas. Kalau hal-hal yang bersifat pribadi sudah dibuka ke ruang publik untuk membangun opini tertentu, tentu masyarakat juga berhak mengetahui siapa yang sebenarnya berada di balik semua ini. Saya memilih menempuh jalur hukum agar semuanya terang-benderang,” katanya.

Syafri berharap aparat kepolisian dapat menelusuri asal-usul konten, sumber informasi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran berbagai tuduhan yang berkembang di media sosial tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari akun Amak Chichay Aliyo Kiara maupun pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan Syafri Tanjung. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Baca Juga:  Penunjukan batas tanah sengketa Pada Perkara Perdata Persidangan di PN Kabupaten Bekasi Berjalan Lancar dan Kondusif.

(MS)

Loading

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karier Kilat dan ASN yang Terhenti, Sistem Merit Sedang Diuji
Ketua ARUN Sumbar: Kasus Fitri Sadilla Bukan Soal Jabatan, Tapi Kredibilitas Pemerintahan
Meritokrasi atau Kedekatan? Tanda Tanya di Balik Mandeknya TPK dan Kekhawatiran Pembegalan Karier ASN
Mendagri Bongkar Masalah BUMD Nasional, Saatnya Pemkab Solok Menguji Kinerja Perusahaan Daerah
Empat Tahun Swadaya, Tigo Lurah Masih Menunggu Negara Hadir
Relawan Terluka di Dapur MBG Solok, Penguatan Keselamatan Kerja SPPG Dinilai Mendesak
Dukungan Mengalir, Syafri Tanjung Didesak Segera Laporkan Akun Mak Chincay Aliyo Khairo
Paradoks Birokrasi Solok: Karier Istri Bupati Melonjak, Puluhan Jabatan Strategis Masih Diisi Plt
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:45 WIB

Karier Kilat dan ASN yang Terhenti, Sistem Merit Sedang Diuji

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:39 WIB

Ketua ARUN Sumbar: Kasus Fitri Sadilla Bukan Soal Jabatan, Tapi Kredibilitas Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

Muncul Screenshot WA Pribadi, Kecurigaan Syafri Tanjung terhadap Aktor di Balik Akun Amak Chichay Menguat

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:18 WIB

Meritokrasi atau Kedekatan? Tanda Tanya di Balik Mandeknya TPK dan Kekhawatiran Pembegalan Karier ASN

Senin, 8 Juni 2026 - 02:52 WIB

Mendagri Bongkar Masalah BUMD Nasional, Saatnya Pemkab Solok Menguji Kinerja Perusahaan Daerah

Berita Terbaru

Kabupaten solok

Karier Kilat dan ASN yang Terhenti, Sistem Merit Sedang Diuji

Rabu, 10 Jun 2026 - 01:45 WIB