Mahasiswa Padeglang Kutuk Aksi Smackdown Mahasiswa Di Tanggerang

- Penulis

Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pandeglang monitor.id

Demo di depan kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10) kemarin, berakhir ricuh dan berujung seorang mahasiswa bernama Faris dibanting ala pertarungan bebas smackdown oleh polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok mahasiswa di Pandeglang pun ikut bersuara dan mengutuk keras aksi tersebut.

“Kami mengutuk dengan keras tindakan arogansi apapun yang dilakukan aparat kepolisian apalagi saat pengamanan unjuk rasa.

Bagi kami, ini jelas tak bisa ditolerir lagi dan harus ada sanksi tegas untuk oknum tersebut,” kata Ketua DPC GMNI Pandeglang Tb. M. Affandi kepada media monitor, Kamis (14/10/2021).

Menurut Affandi, harus ada evaluasi di jajaran kepolisian supaya insiden serupa tak terulang. Pasalnya kata dia, negara menjamin keselamatan setiap warganya termasuk saat menyampaikan aspirasi di melalui aksi demonstrasi.

Baca Juga:  Reaksi Bupati Solok Epyardi Asda Saat Dilaporkan, Ketua DPRD Dodi Hendra Ke KPK

“Karena kalau berbicara aturan, setiap orang yang menyampaikan pendapat di muka umum pun jelas dilindungi oleh undang-undang. Begitu juga dengan aparat yang bertugas, ada prosedur pengamanan yang tentunya tidak harus dilakukan secara arogan,” ucapnya.

“Intinya, kepolisian harus bisa mengevaluasi institusinya sendiri. Bukan hanya berkaca di Tangerang saja, di Pandeglang termasuk umumnya di Banten, tindakan represif seperti ini jangan sampai terjadi kembali karena lembaga ini merupakan pengayom dan pelindung bagi masyarakat,” tutur Affandi.

( Redaksi 02 )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita
Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Aksi 1 September di Padang: Demo Damai, Tuntutan Mengguncang
Penarikan Mobil Ala Maybank Padang: Prosedur, Hukum, dan Rasa Keadilan Diduga Dilangkahi
PJU, Paket dan Panggung Politik” : Polemik Penetapan 10 Tersangka Tipikor di Kerinci
Penyegelan Hutan di Sariek Bayang: Langkah Tegas Lawan Pembalakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:53 WIB

Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:42 WIB

Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian

Rabu, 24 September 2025 - 12:01 WIB

Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar

Selasa, 2 September 2025 - 11:17 WIB

Aksi 1 September di Padang: Demo Damai, Tuntutan Mengguncang

Berita Terbaru

Uncategorized

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:33 WIB

25

The Founding of YouTube A Short History

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:06 WIB