Tidak Mau Mengisi Drigen Warga Bandar Buat, Pertanyakan Kebijakan Pihak SPBU 14.252.514

- Penulis

Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, monitor.id| Para kaum Ibuk-ibuk atau emak-emak kaum pengecer minyak yang berlokasi  di Jalan Raya Indarung, Lubuk Kilangan tepatnya di areal SPBU 14 252 513 pada hari Jum’at Pukul 14 Wib, mendatangi SPBU yang ada di areal tersebut dengan masing-masing dari mereka membawa 2 jerigen kosong berharap bisa mendapatkan minyak untuk dijual Ketengan demi memperjuangkan kebutuhan keluarga, 22/10/2021.

“Namun yang mereka dapatkan kekecewaan yang sangat mendalam, para mak-emak yang mencoba menggantungkan kehidupan mereka dengan menjual minyak ketengan di jalan tersebut, sangat merasakan kekecewaan kepada pengelola SPBU, padahal mereka adalah warga sekitar yang tinggal hanya hitungan meter dari lokasi SPBU tersebut.

Persoalannya kekecewaan masyarakat tersebut tidak lepas dari kebijakan manejer atau pengelola SPBU yang selama ini diduga telah membuat kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang sepertinya banyak keanehan yang terjadi di SPBU 14 252 513 tersebut, salah satunya yang sempat di pertanyakan oleh salah seorang ketua pemuda Nagari Wan Kombet  dengan tidak diberikan nya toleransi untuk mengisi minyak jerigen, terang wan Kombet. Seharusnya pihak SPBU harus paham dan kalau dilihat disini juga banyak permasalahan SPBU itu terang wan Kombet saat menyampaikan aspirasi mak-emak kepada pihak manajemen SPBU.

Baca Juga:  Polres Merangin Bersama Kodim 0420 Hancurkan Dompeng Peti

Coba bayangkan terang wan Kombet, di SPBU lain mereka para mak-emak mendapatkan minyak, sementara dilokasi tempat mereka tinggal sendiri tidak mendapatkan minyak, ada apa ini terang wan Kombet? Saat diwawancarai awak media.

Sementara itu para mak-emak diluar SPBU mulai merasa tidak senang, dengan mengucapkan kata-kata yang merasa mereka dirugikan oleh pihak SPBU, termasuk tidak pernah adanya’ bantuan CSR yang mereka dapatkan.

Saat awak media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada beberapa orang mak-mak, mereka menyampaikan merasa sangat kecewa sebagai masyarakat setempat, apalagi mereka sebagai warga juga tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari SPBU tersebut.

Namun setelah adanya’ negosiasi antara ketua pemuda Nagari dan SPBU hampir menemukan jalan terang, pihak SPBU meminta warga untuk membuat surat untuk disampaikan kepada pihak Pertamina terkait tuntutan 9 orang warga yang ingin mendapatkan pengisian jerigen. (Red/Team 02).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel monitors.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “
Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum
Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi
Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita
Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar
Polda Lampung Gerebek Gudang Ganja di Kalianda, 13,8 Kg Disita
Warung Kelontong Milik Janda di Kerinci Terbakar, Rp80 Juta Uang Kontan Raib – Diduga Sengaja Dibakar untuk Pencurian
Dua Kasus Korupsi di Solok Selatan Naik Penyidikan: Nilai Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

“Polemik ” Kuali Kerajaan Mendu Nia” Pimpinan Umum MonitorS Resmi laporkan Akun Amak Chichay “

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33 WIB

Bachtul Bachtiar: Profesi Advokat Bukan Tameng untuk Menghambat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Dadan Hindayana CS Ditahan Kejagung, Bukti Prabowo Tak Main-Main Berantas Korupsi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:54 WIB

Polsek Lubuk Kilangan Ungkap Penimbunan Biosolar, Truk Tangki dan 10 Ton Solar Disita

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:39 WIB

Proyek Lapangan Nanggalo Tak Selesai, Harga Pipa Galvanis Dinilai Tidak Wajar

Berita Terbaru